Manfaat Saffron: Obati Depresi dan Tingkatkan Kesehatan Seksual

Manfaat Tersembunyi Saffron: Obati Depresi dan Tingkatkan Kesehatan Seksual/Foto : Ilustrasi Dok. Freepik Manfaat Tersembunyi Saffron: Obati Depresi dan Tingkatkan Kesehatan Seksual/Foto : Ilustrasi Dok. Freepik

Amerika Serikat, GPriority.co.id – Penelitian terbaru menemukan saffron ternyata memiliki manfaat untuk obati depresi dan meningkatkan kesehatan seksual.

Saffron, rempah yang digunakan untuk makanan, hingga minuman populer seperti paella dan teh herbal, dapat bermanfaat untuk meningkatkan suasana hati serta mengurangi gejala depresi.

Dilansir dari Fox News Digital, Dr. Daniel Amen, seorang psikiater dan pendiri Amen Clinics di California, menyebut saffron membantu mengatasi masalah kesehatan mental.

“Saya sangat menyukai saffron. Saya merupakan keturunan Lebanon. Orang Timur Tengah biasanya memasak dengan menggunakan banyak saffron. Ada pepatah di Iran yang menyebut, ‘jika anda terlalu senang, pasti anda sudah makan saffron’,” ungkapnya.

Dalam penelitiannya, Amen mengklaim 30 miligram saffron sama efektifnya dengan antidepresan. Walaupun sebagian besar SSRI (selective seortonin reuptake inhibitor) dapat membantu meningkatkan suasana hati, namun obat-obatan antidepresan tersebut juga dapat menurunkan fungsi seksual. Berbeda dengan Saffron yang menurut Amen melakukan hal sebaliknya.

“Dalam penelitian, saffron meningkatkan fungsi seksual,” ujar Amen.

Selain itu, beragam penelitian juga menyebut saffron terbukti membantu meningkatkan daya ingat dan fokus. Bahkan menurut penelitian terbaru yang diterbitkan Reviews in Clinical Medical 2025, saffron dikaitkan dengan menurunnya gejala sindrom pramenstruasi (PMS).

Setelah delapan hingga 12 minggu penggunaan saffron, peserta melaporkan bahwa suplemen tersebut secara signifikan mengurangi gejala dan tingkat keparahan PMS.

Kendati demikian, artikel WebMD menyebut apabila anda mengonsumsi saffron dalam dosis tinggi atau jangka waktu lama, dapat berisiko menyebabkan kecemasan, perubahan nafsu makan, sakit perut, kantuk, hingga sakit kepala.

Jika anda tertarik rutin mengonsumsi saffron atau suplemen saffron, sangat disarankan untuk bertanya kepada ahli terlebih dahulu terkait dosisnya.