Jakarta, GPriority.co.id – Untuk anda yang sedang mencari kegiatan untuk mengisi liburan di awal tahun dan menyukai kegiatan mendaki gunung, ada kabar baik!
Pasalnya, salah satu gunung favorit para pendaki tanah air yakni Semeru, akan kembali dibuka untuk para pendaki.
Kendati demikian, pendakian di gunung yang terletak di Jawa Timur ini hanya boleh dilakukan sampai batas akhir Ranu Kumbolo.
Para pendaki pun tidak diizinkan untuk mendaki sampai ke Mahameru.
Sebagai catatan, jika anda tertarik untuk mendaki Gunung Semeru, saat ini pendakian hanya boleh dilakukan oleh maksimal 200 orang per harinya.
Untuk durasinya pun hanya dibatasi selama 2 hari 1 malam.
Kenapa Gunung Semeru Sempat Ditutup?

Gunung Semeru sebelumnya sempat ditutup karena pandemic COVID-19.
Selain itu, juga disusul oleh erupsi pada 4 Desember 2021 dan 4 Desember 2022.
Sebagai informasi, Semeru merupakan gunung tertinggi keempat di Indonesia.
Popularitas gunung ini meningkat pesat usai dijadikan lokasi set syuting film 5 cm yang dirilis pada 2012 lalu.
Kelebihan Gunung Semeru

Gunung Semeru memiliki beberapa kelebihan. Pertama, yaitu memiliki puncak yang tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut.
Bagi para pendaki pemula, tenang saja karena Gunung Semeru basecamp pendakian yang ramah bagi para pendaki.
Belum lagi, Semeru juga memiliki danau-danau yang indah, seperti Ranu Kumbolo, Ranu Regulo, serta Ranu Pani.
Gunung semeru juga memiliki sumber energi panas untuk pembangkit listrik, sumber bahan bangunan seperti batu dan pasir berkualitas, serta memiliki sumber mata air untuk pertanian, peternakan, dan kebutuhan lainnya.
Gunung Semeru juga memiliki sumber mineral seperti belerang, zeolit, dan lainnya.
Bahkan, abu vulkanik dari Gunung Semeru juga dapat digunakan sebagai sumber kesuburan.
Sebagai informasi, Gunung Semeru merupakan gunung berapi ketiga tertinggi di Indonesia.
Foto : East Java Paradise
