Angka Pendatang Baru ke Jakarta Diprediksi Alami Penurunan Hingga 15 Ribu Jiwa

Jakarta, GPriority.co.id – Usai momen lebaran 2024, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memprediksi penurunan angka pendatang baru hingga 10-15 ribu jiwa. Hal ini diungkapkan langsung oleh Budi Awaludin, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) DKI Jakarta.

Angka pendatang baru ke Jakarta yang diprediksi mengalami penurunan ini, diungkapkan oleh Budi terjadi karena pembangunan nasional yang merata di seluruh daerah. Budi juga mengungkap data terkait tren jumlah pendatang ke Jakarta usai lebaran atau saat arus balik mudik, dalam empat tahun terakhir.

“Untuk tahun 2020 itu ada 24.043 orang, tahun 2021 ada 20.046 orang, tahun 2022 ada 27.478 orang dan 2023 ada 25.918. Kami mengimbau kepada warga Jakarta untuk tidak membawa saudara, kerabat dan keluarga lain usai lebaran tanpa ada jaminan tempat tinggal dan tempat kerja yang layak,” ujar Budi dikutip dari laman resmi RRI.

Senada dengan Budi, Sekda DKI Jakarta, Joko Agus Setyono juga mengimbau agar para pemudik tidak mengajak saudaranya untuk tinggal di Jakarta. Apalagi jika tidak memiliki keahlian yang mumpuni.

Lebih lanjut Joko mengatakan, masyarakat perantau yang datang ke Jakarta sangat berisiko mengalami berbagai kesulitan jika tidak memiliki kemampuan kerja. Hal ini mengingat bahwa akses pekerja di Jakarta juga tidak mudah.

“Pertimbangan risiko yang akan mereka hadapi seperti kesulitan memenuhi persyaratan administrasi pendudukan, akses terhadap pekerjaan. Kemudian menemukan tempat tinggal yang layak dan tetap,” lanjutnya.

Foto : GridOto