Cegah Penyebaran Covid-19 DPRD Maluku Batasi Kegiatan Kantor

Pandemi Covid-19 yang masih melanda Indonesia, salah satunya di Kota Ambon membuat perubahan dalam sistem kerja.

Seperti di Kantor DPRD Provinsi Maluku, untuk mencegah penyebaran Covid-19, DPRD Maluku mengambil langkah-langkah dengan kegiatan secara virtual.

“Kita harus mengatur jangan sampai banyak pegawai di DPRD Maluku yang masuk kerja lalu berdampak pada penyeberan Covid-19,” kata Lucky, Ketua DPRD Maluku, Rabu (7/7).

Lucky juga meminta Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Maluku, Bodewin Wattimena untuk berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku, Kasrul Selang untuk penyesuain waktu kerja pegawai di DPRD Maluku dengan agenda-agenda Dewan yang ada.

Meskipun dengan kebiasaan baru, Politisi PDI Perjuangan ini berharap agenda Dewan tidak molor satu-persatu dan dapat di selsaikan seperti biasanya.

Perlu diketahui, Kota Ambon kembali masuk ke dalam zona merah atau risiko tinggi Covid-19.Data Satgas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Provinsi Maluku 7 Juli 2021 menyebutkan Kota Ambon pada pekan lalu masih zona oranye dengan skor 1,83, namun pada pekan ini beralih ke zona merah dengan skor 1,7 karena meningkatnya angka kasus kematian dalam sepekan terakhir. Sedangkan tiga kabupaten lain yang naik ke zona oranye yakni Maluku Tengah (2,27), Kabupaten Kepulauan Tanimbar (2,3) dan Kepulauan Aru (1,82).(Sof.Foto.Istimewa)

Related posts