Dibuka Kadis Pertanian, Training Alishter di Barru Disambut Meriah Petani

Barru, GPriority.co.id – Training Alishter (Aliansi Stewardship Herbisida Terbatas) Wilayah Sulselbar di Kabupaten Barru Sulawesi selatan. Disambut meriah seratusan Petani dari sejumlah Desa dan Kelurahan di Wilayah Kabupaten Barru Selasa (6/5).

Kegiatan Training of User Pestisida Terbatas ini, pihak Alishter juga memberi hadiah kepada sejumlah Petani yang mampu memperlihatkan kelincahan dan kemahiran dalam menggunakan sprayer dalam kegiatan Pertanian.

Sekitar seratusan Petani itu berasal dari beberapa Desa di Kec. Barru, seperti Anabanua, Palakka, Galung, Tompo, Saung, Sepe,e Tuwung, Mangempang, Sumpang Coppo dan sebagainya.

Selain para Petani, Training of User Alishter ini, juga dihadiri sejumlah Ppl, Popt, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Kesehatan Kab.Barru. Mereka hadir selaku Pemateri di bidang masing masing.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barru Achmad MT. mengatakan, meningkatkan sistem pertanian kita memang dibutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak, selain produk benih yang unggul, juga dibutuhkan produk pestisida dan keterampilan yang memadai dari Petani itu sendiri, olehnya kegiatan Training Of User dengan Herbisida Terbatas ini, sangat mendukung program dan sistem Pertanian kita kedepannya, terang Achmad di depan Ratusan Peserta Training.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Alishter Pusat Mulyadi Benteng, mengatakan sudah 361 Kabupaten Kota di Indonesia, Ia berharap training yang diberikan kepada Petani dan PPL dan tenaga Pertanian lainya, mampu memberikan kontribusi bagi pertumbuhan Pertanian kita secara berjenjang, harapnya.

Ungkapan senada juga disampaikan Ayu – Perewakilan Kementerian Pertanian ini, menilai. Petani, Penyuluh dan Pengusaha, harus saling koordinasi lintas sektor, semua pihak yang ada, meski menjalon komunikasi, seperti kegiatan Training Of User ini, sangat mendukung program Pertanian kita, selain memperkenalkan sistem kerja, mulai dari mengenal produk, manfaat, penggunaan dan pencegahan dampaknya, terus dilakukan penyuluhan, kegiatan ini perlu dukungan semua pihak, harapnya.

Saharuddin, seorang Petani dari Sepe, e mengaku, banyak belajar dari adanya Kegiatan Training of User ini, yang dulunya saya tidak tau, jadi tau caranya, selain itu kita lebih mengerti cara kerja menggunakan Pestisida dan bahayanya, kata Petani 55 tahun ini.

Foto: GPriority/Agustin Effendy