Diminati Pasar Internasional, Menparekraf Dukung Penuh Industri Spa Bali

Jakarta, GPriority.co.id – Industri spa di Bali menjadi salah satu industri yang banyak peminatnya. Bahkan industri ini juga sudah dilirik oleh pasar internasional.

Dalam acara “The Weekly Brief with Sandiaga Uno” yang diselenggarakan pada Rabu (10/1) kemarin, Menparekraf Sandiaga Uno, mengatakan bahwa terapis spa asal Bali cukup dikenal dan diminati oleh pasar internasional. Hal ini dikarenakan terapis spa asal Bali sudah memiliki reputasi baik di mata internasional.

Oleh karenanya, Menparekraf Sandiaga Uno siap mendukung perkembangan industri spa di Bali. Dirinya juga akan berusaha mewujudkan ekosistem industri spa yang lebih sehat dan kompetitif di Bali.

Sebelumnya, terdapat masukan dari para pelaku industri spa ketika usahanya dimasukkan ke dalam kategori hiburan sehingga akan dikenakan pajak hiburan.

Sebagai bentuk respons dari masukkan tersebut, Menparekraf Sandiaga mengatakan bahwa industri spa bukanlah masuk kategori hiburan.

“Industri spa di Bali adalah bagian dari wellness bukan hiburan. Mereka ini mendapatkan kebugaran dan kebugarannya itu menggunakan rempah-rempah dan minyak yang diproduksi dengan kearifan budaya lokal setempat,” ujar Sandiaga

Penuturannya didukung oleh Permenparekfraf Nomor 4 Tahun 2021, telah dijelaskan bahwa definisi usaha spa adalah usaha perawatan yang memberikan layanan dengan metode kombinasi terapi air, terapi aroma, pijat, rempah-rempah, layanan makanan atau minuman sehat, dan olah aktivitas fisik. Tujuannya adalah menyeimbangkan jiwa dan raga dengan tetap memperhatikan tradisi dan budaya bangsa Indonesia.

Foto : Freepik/chevanon