Jakarta, GPriority.co.id – Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Oleh Soleh, mendukung langkah cepat Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di London yang melaporkan bintang film dewasa asal Inggris, Tia Emma Billinger alias Bonnie Blue, ke otoritas setempat atas aksinya yang diduga menghina Bendera Merah Putih.
Menurut Oleh, tindakan Bonnie tidak dapat ditoleransi karena menyangkut kehormatan dan kedaulatan bangsa Indonesia.
“Saya mendukung langkah KBRI London yang bergerak cepat dan tegas melaporkan kasus ini ke otoritas Inggris. Ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam melindungi simbol-simbol kedaulatan nasional,” ujar Oleh dalam keterangannya, Selasa (23/12).
Oleh menegaskan bahwa bendera negara adalah simbol kehormatan bangsa yang dilindungi hukum dan norma internasional. Oleh karena itu, setiap tindakan yang merendahkan atau melecehkannya, baik di dalam maupun luar negeri, harus disikapi secara serius.
Lebih lanjut, legislator asal Dapil Jawa Barat XI itu mendorong Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia untuk melakukan langkah diplomasi yang tepat dan terukur agar kasus ini dapat diproses sesuai hukum yang berlaku di Inggris.
“Kementerian Luar Negeri harus melakukan diplomasi secara baik dan profesional, agar persoalan ini dapat ditindaklanjuti oleh otoritas setempat. Diplomasi yang kuat penting untuk memastikan penghormatan terhadap simbol negara kita,” tegasnya.
Oleh berharap kasus ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar lebih menghormati simbol negara mana pun, serta tidak menjadikan tindakan provokatif demi popularitas atau kepentingan pribadi.
Sebelumnya, Bonnie Blue kembali viral di jagat maya karena diduga menghina Bendera Merah Putih. Aksi itu disebut sebagai bentuk protes atas deportasi yang dilakukan pemerintah Indonesia saat dirinya berada di Bali untuk merekam adegan seksual di jalan raya. Sebelumnya, ia sempat menghadirkan mobil pikap bertuliskan “Bonnie Blue Bangbus”, yang menjadi ikon konten video syur miliknya.
Tak terima dideportasi, Bonnie melakukan aksi balasan dengan merekam video di depan KBRI London. Video itu diunggah akun Instagram @canggulosophy pada Senin (22/12).
“Bonnie Blue memicu kontroversi atas tuduhan ketidakhargaan terhadap Bali dan Indonesia saat membawa bendera Indonesia melalui konten videonya #canggulosophy lihat bahkan dia meninggalkan Bali, namun terus mengejek budaya dan masyarakat,” tulis keterangan dalam unggahan tersebut, dikutip Selasa (23/12).
Dalam video itu, Bonnie tampak berjalan di tengah beberapa pria yang berjejer, sambil menempatkan bendera Merah Putih di bagian belakang celananya dan menyeretnya ke tanah.
Tak berhenti di situ, Bonnie juga melontarkan pernyataan yang menunjukkan bahwa tindakan tersebut dilakukan secara sengaja.
“Sepertinya saya tidak menghormati budaya Bali, tetapi itu tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan apa yang akan ditunjukkan para pria ini,” katanya, dikutip Selasa (23/12/2025).
