Dua Pemenang Bintang Radio LPP RRI Manokwari Bawa Nama Harum Bintuni di Pentas Musik Nasional

 Bintang Radio Indonesia yang diselenggarakan RRI, adalah lomba menyanyi yang pesertanya diseleksi dari RRI seluruh Indonesia, dengan demikian membuka peluang bagi masyarakat Indonesia untuk berperan serta pada kegiatan ini.

Untuk tahun ini, para Kepala RRI diseluruh Indonesia bekerjasama dengan berbagai pihak khususnya pihak dinas pendidikan terkait untuk dapat meningkatkan animo pelajar SMA dan SMK setempat menjadi peserta kompetisi Bintang Radio Indonesia tahun 2018.

Kerjasama ini tentu saja berbuah positif, pasalnya banyak sekali pelajar SMA dan SMK setempat yang mengikuti audisi Bintang Radio Indonesia 2018 di daerahnya masing-masing.  “ Para pemenang dari masing-masing  LPP berhak mewakili daerahnya untuk bertarung ditingkat nasional,” kata Direktur Pengembangan Layanan Usaha LPP RRI, Richard Poyk.

Dari 65 LPP RRI berbagai daerah  terjaringlah 130 peserta yang akan bersaing memperebutkan juara  dalam ajang “Bintang Radio Indonesia 2018” di Jakarta  yang berlangsung  mulai tanggal 6 hingga 10 November 2018.

Dari 130 peserta tertulis nama Yopi Tomatalu dan Priska Adi Iswara. Yopi dan Priska merupakan Juara pertama kategori pria dan wanita pada ajang Bintang Radio Indonesia 2018 tingkat daerah. Pemuda dan Pemudi asal Teluk Bintuni ini tentu saja berhak mewakili LPP RRI Manokwari di ajang Bintang Radio Indonesia Tingkat Nasional yang diadakan di Jakarta bulan November kemarin.

Sebelum berangkat, Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw berpesan, agar mereka tampil bagus dan menawan sehingga mampu membawa harum Teluk Bintuni di kancah permusikan nasional. “ Upaya- upaya kita untuk menghadiri talenta-talenta berbakat yang akan menghiasi panggung hiburan di daerah ini telah berhasil . Untuk itulah saya berharap agar Yopi Tomatalu dan Priska Adi Iswari mampu menampilkan performa yang menawan di Bintang Radio Nasional 2018 di Jakarta,” ucap Petrus.

Petrus juga mengatakan Pemkab Teluk Bintuni akan mendukung sepenuhnya Yopi dan Priska di Bintang Radio Tingkat Nasional yang digelar di Studio RRI Jakarta.

Bentuk dukungan yang diberikan Petrus dan Pemkab Teluk Bintuni adalah, bersama  LPP RRI Manokwari menyekolahkan Yopi dan Priska selama sebulan penuh di sebuah sekolah musik yang berada di Manokwari. Di sana, Yopi  dan Priska ditangani langsung oleh pemilik sekolah bernama Wawan Prasetyo.“ Di tangan Wawan, suara Yopi dan Priska menjadi bertambah bagus,” ucap Official Manokwari sekaligus Kepala Studio Produksi RRI Manokwari Ramlah Arsyad.

Tidak hanya sekolah Pemkab Bintuni menanggung semua perjalanan, kostum dan penginapan Priska dan Yopi selama ke Jakarta.

Dukungan yang begitu besar dari Pemkab Teluk Bintuni membuat Yopi dan Priska bertekad untuk tampil habis-habisan di Bintang Radio Indonesia 2018. Tekad tersebut semakin kuat begitu tiba di studio RRI Jakarta pada 6 November 2018.

Priska dengan tembangnya yang berjudul “penipu hati” yang dipopulerkan Tata Janeta. Serta Yopi dengan lagu “ kekasih bayangan” milik Cakra Khan mampu menampilkan performa yang sangat menawan. Mereka bahkan tidak canggung meskipun ditonton oleh ratusan orang termasuk Asisten II Setda Pemkab Teluk Bintuni Frans Awak, dan Kabag Humas Pemkab Teluk Bintuni Dominggus Pattikawa S.Sos.

Aplus pun hadir dari penonton begitu mereka selesai menyanyikan lagu. Namun sayangnya keberuntungan belum berada di Priska dan Yopi. Nilai mereka kalah dengan peserta lainnya yang melaju ke semifinal.

Kenyataan ini tentu saja membuat mereka sedih. Sebagai official Manokwari Ramlah Rasyad pun berusaha menegarkan mereka berdua. Begitu pula dengan Frans Awak dan Dominggus Pattikawa. Frans dan Dominggus mengatakan bahwa kehadiran mereka berdua di pentas Bintang Radio Indonesia  2018 tingkat nasional sudah cukup baik dan membawa harum nama Teluk Bintuni di kancah permusikan Indonesia. Franz berharap agar ajang ini dijadikan pengalaman bagi Yopi dan Priska untuk menuju kesuksesan.(Adv/Hs.Foto:Dok.Official Manokwari/RRI)

 

Related posts

Leave a Comment