Efisiensi Anggaran Tak Halangi DPRD Murung Raya Tingkatkan Kapasitas SDM

Bimtek DRPD Kabupaten Murung Raya yang berlangsung pada Jumat (8/5) di Hotel Redtop, Jakarta/Foto : GPriority (Rizky Dimuharram) Bimtek DRPD Kabupaten Murung Raya yang berlangsung pada Jumat (8/5) di Hotel Redtop, Jakarta/Foto : GPriority (Rizky Dimuharram)

Jakarta, GPriority.co.id – DPRD Murung Raya menggelar kegiatan bimbingan teknis (bimtek) bertema “Strategi Optimalisasi Fungsi Pengawasan Terhadap Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah” pada Jumat (8/5). Kegiatan tersebut dilaksanakan selama empat hari, mulai 7 hingga 10 Mei 2026.

Di sela kegiatan, Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Dina Maulidah, mengatakan kegiatan bimtek menjadi upaya penting untuk meningkatkan kapasitas serta pemahaman anggota DPRD dalam menjalankan tugas dan fungsi legislatif.

“Tujuan pelaksanaan bimtek kali ini adalah bagaimana kita bisa upgrade skill bagi anggota DPRD khususnya Kabupaten Murung Raya. Kita ketahui bahwa anggota DPRD itu mempunyai latar belakang yang berbeda-beda sehingga tidak semuanya bisa langsung memahami tugas dan fungsi dari DPRD,” kata Dina.

Menurutnya, melalui kegiatan tersebut para anggota dewan diharapkan semakin memahami fungsi pengawasan, legislasi, dan penganggaran yang menjadi tugas utama DPRD.

“Kami berharap dengan mengadakan bimtek kali ini, dengan mengikuti ini para anggota DPRD lebih paham tugas dan fungsinya masing-masing,” ujarnya.

Dina menilai kegiatan bimtek sangat penting karena materi yang diberikan relevan dengan kebutuhan kerja anggota DPRD, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan legislatif.

“Sangat penting sekali. Bimtek kali ini sangat penting karena materi-materi yang terkandung dalam bimtek ini sangat relevan dengan tugas dan fungsi kita di DPRD tentunya untuk peningkatan sumber daya manusia khususnya bagi anggota DPRD,” ucapnya.

Meski demikian, ia mengakui kebijakan efisiensi anggaran turut berdampak pada pelaksanaan kegiatan peningkatan kapasitas DPRD. Jika sebelumnya bimtek dapat dilaksanakan hingga empat sampai enam kali dalam setahun, kini jumlah pelaksanaannya mengalami pengurangan.

“Kalau kendala paling karena kita efisiensi. Jadi kalau efisiensi tentu saja yang biasanya bimtek bisa kita laksanakan 4-6 kali dalam setahun, tapi karena efisiensi tentu saja ini ada pengurangan sedikit,” jelasnya.

Namun demikian, Dina menegaskan kondisi tersebut tidak menjadi hambatan besar bagi DPRD Murung Raya untuk tetap meningkatkan kompetensi para anggotanya.

“Tetapi itu tidak menjadi terlalu besar kendala bagi kita. Yang pasti bimtek itu dilaksanakan dengan singkat, padat, berisi, berdaging tentunya materi-materinya juga harus relevan,” katanya.

Ia juga mendorong anggota DPRD agar tidak hanya mengandalkan kegiatan bimtek untuk menambah wawasan, tetapi juga aktif belajar secara mandiri dari berbagai sumber.

“Sebagian anggota DPRD juga tidak hanya berharap pada bintek tapi kita bisa juga mempelajari sendiri di berbagai macam arti,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, salah satu materi yang menjadi perhatian ialah pembahasan mengenai rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) pemerintah daerah.

Dina berharap setelah mengikuti bimtek, anggota DPRD dapat memberikan rekomendasi yang lebih tajam dan konstruktif kepada pemerintah daerah.

“Targetnya para anggota DPRD ini bisa lebih mempertajam fungsinya, tugasnya. Salah satu materinya nanti kan ada tentang rekomendasi LKPJ. Jadi diharapkan setelah ini nanti kita lebih bisa mempertajam rekomendasi apa yang kita berikan kepada pemerintah terkait dengan LKPJ pemerintah,” tuturnya.

Ia menambahkan, fokus DPRD Murung Raya saat ini berkaitan dengan berbagai isu strategis daerah yang sejalan dengan RPJMD Kabupaten Murung Raya.

“Terkait isu-isu yang relevan dengan perda RPJMD Pemerintah Kabupaten Murung Raya termasuk infrastruktur, kemudian kemiskinan, kemudian juga termasuk berbagai program yang mendukung asta cita presiden kita,” pungkas Dina.