Jakarta, GPriority.co.id – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas, mengatakan jika posisi guru dan pelayanan kesehatan, menjadi prioritas rekrutmen untuk calon ASN di Ibu Kota Negara (IKN). Informasi ini ia sampaikan langsung pada sesi wawancara setelah acara Rapat Koordinasi Persiapan Pengadaan ASN 2024, di Hotel Bidakara Jakarta, Kamis (14/3) kemarin.
“Pemerintah sedang menyiapkan formasi khusus bagi calon ASN untuk di IKN. Ini menjadi bagian untuk mendorong pemerataan dan keadilan. Untuk rekrutmen ini, pertama fokusnya adalah di pelayanan jasa. Yaitu guru dan (tenaga) kesehatan,” ujar Anas.
Selain itu, Anas juga mengatakan jika pemerintah sedang mempersiapkan rekrutmen untuk tenaga Non-ASN. Hal ini menjadi PR yang akan diselesaikan oleh pemerintah sampai bulan Desember 2024.
Begitupun untuk Fresh Graduate (lulusan baru) yang jumlahnya sangat besar mencapai 600 ribu orang.
“Untuk yang guru langsung ke Kementerian Pendidikan, dan yang kesehatan langsung ke Kementerian Kesehatan,” ungkap Anas.
Disisi lain, Anas juga mengimbau agar Pemerintah Daerah dapat mengusulkan pengadaan ASN 2024, yang sesuai dengan formasi yang tersedia. Ia pun mencontohkan, jika masih banyak daerah yang mengusulkan ASN tapi tidak sesuai dengan formasi yang dibutuhkan.
“Tadi juga telah disampaikan oleh Kementerian Kesehatan, bahwa masih banyak sekali formasi yang tidak prioritas tetapi diusulkan oleh daerah. Misalnya saja untuk pelayanan Kemenkes, tapi yang diusulkan tenaga administrasi,” tutur Anas.
Di tahun ini, Kementerian PANRB pun tidak memenuhi usulan-usulan bahwa tenaga kerja akan tergantikan oleh teknologi. Salah satunya seperti tenaga teknis.
“Mudah-mudahan seluruh masyarakat dapat turut berpartisipasi. Kami perlu masukan jika ada kendala dalam proses perekrutan, silahkan disampaikan. Kami juga menegaskan, bahwa sesuai arahan presiden, semua perekrutan akan dilakukan dengan sistem CAT,” tegasnya.
Anas juga menuturkan, akan terdapat juga kebijakan afirmatif untuk memberikan kuota khusus bagi putra-putri terbaik di Kalimantan Timur. Begitupun juga terkait mutasi pegawai ASN pemda di wilayah Kalimantan Timur.
Foto : Nindya Farhah Azzahrah
