Hai Wanita, Kurangi Makanan yang Mengandung Gluten

Seiring bertambahnya usia kita harus menjaga pola makan yang baik untuk membentuk kondisi tubuh yang sehat. Mengatur pola makan yang baik dengan tidak mengonsumsi makanan secara berlebihan seperti gluten.

Gluten adalah salah satu jenis protein yang ada pada gandum dan jelai, mengandung peptide yaitu sejenis protein yang dapat menurunkan kekebalan tubuh. Hal ini tentu akan berdampak pada pengidap obesitas, kelelahan kronis, dan gangguan pencernaan.

Berikut ini hal yang akan terjadi jika mengonsumsi gluten secara berlebihan.

1. Kekurangan gizi

Saat mengonsumsi makanan yang mengandung gluten tinggi dan tidak memerhatikan asupan gizi lain, tubuh tidak akan mendapatkan nutrisi apa pun. Oleh karena itu, kemungkinan akan mengalami kurangan gizi, atau lebih parahnya lagi gizi buruk. Selain itu, beberapa organ pada tubuh juga menjadi tidak berfungsi.

2. Gangguan Lambung

Mengonsumsi makanan yang mengandung gluten bisa membuat lambung iritasi dan radang. Hal tersebut juga dapat mebuat perut kita sakit dan memengaruhi kesehatan lambung, khususnya bagi mereka yang memiliki masalah kesehatan lambung sebelumnya.

3. Gangguan Pencernaan

Banyak mengonsumsi makanan yang mengandung gluten tinggi akan mengganggu pencernaan kita. Zat peptida yang terkandung didalamnya membuat pencernaan kita bermasalah. Konsumsi gluten juga bisa menimbulkan sindrom iritasi usus besar dan penyakit radang usus, yang meliputi penyakit Crohn dan kolitis ulserativa. Selain itu, gluten juga bisa mengubah bakteri usus dan meningkatkan permeabilitas usus pada penderita sindrom iritasi usus besar dan penyakit radang usus.

4. Alergi

Senyawa peptida dalam gluten dapat membuat tubuh menolak untuk menyerap kandungan yang ada pada gluten, sehingga membuat tubuh mengalami alergi. Kondisi ini juga dapat disebut dengan intoleran gluten. Gejala yang dilami biasanya gangguan pencernaan, sakit kepala, lemas.

5. Sesak Napas

Gluten dapat mengganggu sistem pernapasan, salah satunya adalah sesak napas. Sebaiknya bagi seseorang yang memiliki penyakit asma atau sesak napas dinajurkan untuk mengurangi konsumsi makanan yang mengandung gluten.

6. Infeksi Tenggorokan

Kandungan yang ada pada gluten nyatanya membuat tenggorokan iritasi, sehingga menyulitkan kita saat akan mengonsumsi makanan.

Makanan  yang mengandung Gluten

Contoh makanan yang mengandung gluten adalah gandum, spelt, gandum hitam, jelai, roti, pasta, sereal, bir, kue, cookies dan pastry. Adapun padi-padian yang bebas gluten, meliputi jagung, nasi, quinoa, flax, jawawut, sorgum, tapioca, buckwheat, arrowroot, amaranth, dan oats.

Kemudian makanan ada banyak sumber makanan yang secara alami bebas dari gluten, diantara daging, ikan dan hidangan laut, telur, produk susu, buah-buahan, sayur-sayuran, polong-polongan, kacang-kacangan, umbi-umbian, lemak seperti minyak dan mentega.

Adapun orang-orang yang dianjurkan untuk tidak mengonsumsi makanan yang mengandung gluten yaitu orang yang memiliki masalah pencernaan yang parah seperti radang usu dan lambung, selain itu juga pantang dikonsumsi oleh mereka yang mengalami penyakit celiac. Pengidap penyakit autoimun seperti penyakit Hashimoto, Grave, dan rheumatoid arthritis juga dilarang mengonsumsi makanan yang mengandung gluten.(dwi)

Related posts