Hari Ini, Pemerintah Kirim 4 Pesawat Bawa Bantuan ke Aceh, Sumbar, dan Sumut

Pemerintah Pusat kirim 4 pesawat bawa bantuan ke tiga provinsi yang terdampak bencana banjir dan longsor/Foto Instagram Sekretariat Kabinet Pemerintah Pusat kirim 4 pesawat bawa bantuan ke tiga provinsi yang terdampak bencana banjir dan longsor/Foto Instagram Sekretariat Kabinet

Jakarta, GPriory.co.id – Pemerintah Pusat mengirimkan bantuan cepat ke tiga provinsi yang terdampak bencana banjir dan longsor, yakni Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Pengiriman bantuan dilakukan pada Jumat (28/11) pukul 07.30 WIB melalui Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, mengatakan bantuan tersebut dikirim atas instruksi Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (27/11) malam.

“Telah diberangkatkan atas intruksi langsung bapak Presiden tadi malam kepada seluruh jajaran terkait untuk memberangkatkan pagi ini empat pesawat: tiga persawat herkules kemudian satu pesawat A400 yang awal bulan ini tiba di Tanah Air untuk terbang ke tiga provinsi yang terdampak bencana,” kata Teddy, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden.

Teddy menyampaikan bahwa pesawat-pesawat tersebut akan mendarat di Bandara Padang (Sumatera Barat), Bandara Silangit (Sumatera Utara), dan bandara di Aceh.

Ia menegaskan bahwa pengiriman bantuan ini bukan yang pertama. Sejak hari pertama bencana pada 25 November, Prabowo telah memerintahkan jajarannya untuk bergerak cepat mengirim bantuan ke lapangan.

“Beberapa hari lalu sampai hari ini juga bantuan terus menuju kesana. Dari sisi pesawat TNI, kemudian pesawat maskapai sipil untuk mengangkut semua kebutuhan, yang kebutuhannya disesuaikan dengan kebutuhan disana,” ucapnya.

Teddy juga mengatakan telah berkomunikasi dengan sejumlah kepala daerah di wilayah terdampak untuk memastikan jenis bantuan yang dibutuhkan para korban. Dengan demikian, pemerintah hanya mengirimkan bantuan sesuai kebutuhan.

Adapun bantuan yang dikirim meliputi 150 tenda, 64 perahu karet, genset atau alat bantu listrik, serta 100 perangkat alat komunikasi.

Selain itu, pemerintah juga mengirim bahan makanan siap saji serta tim medis dari TNI maupun Kementerian Kesehatan, yang terdiri atas dokter, perawat, dan bantuan obat-obatan.

“Jadi yang penting semua bantuan segera terbang ke lokasi sampai daerah terdalam, terdetail mengenai lokasi tersebut,” tuturnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, mengatakan pada Kamis (27/11) kemarin, dirinya telah menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah kementerian dan para kepala daerah terdampak banjir untuk mengumpulkan laporan kebutuhan para korban.

“Jadi yang dikirim hari ini, atas perintah bapak Presiden adalah kebutuhan yang sangat mendesak,” tuturnya. 

Ia menambahkan, tim tanggap darurat juga sudah bergerak karena beberapa akses ke lokasi bencana terputus. Pratikno menegaskan bahwa fokus pemerintah saat ini adalah tanggap darurat.