Ini Dia Deretan Lembaga Amil Zakat Resmi di Indonesia

Jakarta,Gpriority.co.id-Akhir 2021 lalu, Indonesia kembali dinobatkan sebagai negara paling dermawan di dunia menurut Charities Aid Foundation (CAF) World Giving Index 2021. Mayoritas penduduk yang beragama Islam mempengaruhi budaya gemar berdonasi ini. Bagi umat muslim, melakukan infaq, sedekah, dan zakat adalah kewajiban yang harus ditunaikan meskipun dalam jumlah sedikit. Hal ini menyebabkan lembaga-lembaga zakat tumbuh subur di Indonesia.

Namun demikian, tidak semua lembaga zakat mampu mengelola dana donaturnya dengan baik. Bahkan beberapa diantaranya disalahgunakan hingga tidak sampai kepada penerima zakat. Oleh karenanya masyarakat diminta lebih selektif sebelum minitipkan dana zakat pada lembaga-lembaga filantropi.

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) merupakan lembaga pemerintahan non-struktural yang melakukan pengelolaan zakat secara nasional. Lembaga ini merupakan satu-satunya badan amil zakat resmi bentukan pemerintah yang bersifat mandiri dan bertanggung jawab kepada Presiden melalui Menteri Agama. Selain Baznas, Pemerintah melalui Kementerian Agama juga mengesahkan Lembaga Amil Zakat (LAZ) skala Nasional.

Baznas merilis daftar Lembaga Amil Zakat resmi pada laman PPID Baznas RI. Daftar ini dapat menjadi petunjuk bagi masyarakat yang ragu akan pengelolaan dana dan operasional lembaga zakat.

Dompet Dhuada Republika
Dompet Dhuafa adalah lembaga filantropi dan kemanusiaan bentukan para jurnalis Republika pada tahun 1993. Lembaga ini bergerak untuk mengangkat harkat sosial kemanusiaan kaum dhuafa melalui pengelolaan dana zakat, infak, sedekah dan wakaf (Ziswaf), serta dana sosial lainnya yang terkelola secara modern dan amanah.

Sejak tahun 1993 hingga 2021, Dompet Dhuafa telah menyentuh penerima manfaat lebih dari 24 juta jiwa. Tidak sekedar memberi bantuan, Dompet Dhuafa menyalurkan dana zakat ke dalam 5 program pelayanan, yakni program sosial, program ekonomi, program pendidikan, program kesehatan, dan program dakwah dan budaya.

Inisiatif Zakat Indonesia
Inisiatif Zakat Indonesia atau IZI dikenal memiliki reputasi yang baik sejak tahun 2015. Terbukti IZI pernah meraih sejumlah penghargaan, diantaranya Meraih Predikat Opini Wajar Tanpa Pengeculian (WTP) 2016-2020, Predikat Akreditasi A untuk Monitoring dan Evaluasi dari Kemenag RI 2018, Meraih nilai tertinggi (0.87) pada Indeks Zakat Nasional tahun 2019, dan masih banyak lagi.

Secara resmi IZI memperoleh izinnya melalui surat keputusan Kementerian Agama RI No. 423 tahun 2015. Dengan tagline “memudahkan, dimudahkan”, IZI bertekad membangun lembaga zakat yang otentik dan sesuai sasaran ashnaf dan maqashid (tujuan) syariah. Selain kantor pusatnya yang ada Jakarta Timur, IZI juga memiliki 15 kantor perwakilan yang tersebar di hampir seluruh provinsi di Indonesia.

Yatim Mandiri Surabaya
Berbeda dari lembaga-lembaga sebelumnya, Yayasan Mandiri berorientasi pada pemberdayaan potensi anak yatim melalui pengelolaan dana sosial masyarakat ZISWAF (Zakat, Infaq, Shadaqah, dan Waqaf), baik perseorangan, lembaga, institusi, maupun coorporate. Resmi terdaftar sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional pada tahun 2016, Yatim Mandiri telah memiliki 46 kantor layanan di 14 Provinsi di Indonesia.

NU Care-LAZISNU (Lembaga Amil Zakat Infak dan Shadaqah Nahdatul Ulama)
NU Care-LAZISNU berdiri pada tahun 2004, merupakan lembaga nirlaba milik perkumpulan Nahdlatul Ulama (NU) yang bertekad membantu kesejahteraan dan kemandirian umat melalui pengelolaan dana Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) dan dana sosial-keagamaan lainnya (DSKL).

Pada laman website NU Care-LAZISNU, masyarakat dapat melihat program apa yang sedang berjalan, siapa penerimanya, dan besaran jumlah donasi yang sudah terkumpul. Sampai saat ini, NU Care-LAZISNU telah memiliki jaringan pelayanan dan pengelolaan ZIS di 29 negara, di 34 provinsi atau 376 kabupaten/kota di Indonesia, dengan lebih dari 10 juta relawan. 

LAZIS MU (Lembaga Amil Zakat Muhamadiyah)
LAZIS MU merupakan lembaga amil zakat bentukan PP Muhammadiyah pada tahun 2002. Berdirinya LAZISMU dimaksudkan sebagai institusi pengelola zakat dengan manajemen modern. Lembaga ini berfokus pada 3 hal utama, yakni faktor kemiskinan, zakat memberi sumbangsih keadilan sosial, dan zakat sebagai upaya penyelesaian masalah (problem solver) sosial masyarakat yang terus berkembang. Masyarakat dapat memilih jenis program LAZIS MU yang akan didonasikan pada website resmi LAZIS MU.

Selain 5 lembaga di atas, berikut beberapa nama lembaga zakat nasional resmi lainnya:

Lembaga Amil Zakat Skala Nasional
*Yayasan Rumah Zakat Indonesia
*Yayasan Daarut Tauhid
*Yayasan Baitul Maal Hidayatullah
*Yayasan Nurul Hayat
*Yayasan Lembaga Manajemen Infak Ukhuwah Islamiyah
*Yayasan Dana Sosial Al Falah Surabaya
*Yayasan Pesantren Islam Al-Azhar
*Yayasan Baitulmaal Muamalat
*Yayasan Global Zakat
*Yayasan Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia
*Perkumpulan Persatuan Islam (PERSIS)
*Yayasan Rumah Yatim Ar-Rohman Indonesia
*Yayasan Kesejahteraan Madani
*Yayasan Griya Yatim & Dhuafa
*Yayasan Daarul Qur’an Nusantara
*Yayasan Baitul Ummah Banten
*Yayasan Pusat Peradaban Islam
*Yayasan Mizan Amanah

Lembaga Amil Zakat Skala Provinsi
*Baitul Maal FKAM
*Semai Sinergi Umat
*Dompet Amal Sejahtera Ibnu Abbas (DASI) NTB
*Dompet Sosial Madani (DSM) Bali
*Harapan Dhuafa Banten
*Solo Peduli Ummat
*Dana Peduli Umat Kalimantan Timur

Itulah beberapa lembaga amil zakat resmi Indonesia yang telah terdaftar dan diakui pemerintah. Berhati-hatilah dalam menyalurkan donasi Anda. Pastikan lembaga tersebut telah terdaftar sebagai lembaga amil zakat resmi dan terdaftar di website BAZNAS. (Vn)

Related posts