Jakarta, GPriority.co.id – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKKP) menjatuhkan vonis kepada ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari dan enam komisioner lainnya karena melanggar kode etik dalam diterimanya Gibran Rakabuming Raka sebagi calon wakil presiden.
Hal ini membuat polemik dalam pesta demokrasi yang ada di Indonesia pada tahun 2024.
Lalu sebenarnya siapa Hasyim Asy’ari? Dan bagaimana jejak rekam karir beliau hingga bisa menjabat menjadi ketua Komisi Pemilihan Umum?
Berikut merupakan jejak rekam karir dari seorang Hasyim Asy’ari yang dapat menggelar red carpet bagi Gibran Rakabuming dalam mencalonkan diri sebagai calon wakil presiden.
Hasyim Asy’ari, S.H., M.Si., Ph.D. lahir pada 3 Maret 1972. Beliau adalah seorang dosen yang menduduki jabatan sebagai ketua Komisi Pemilihan Umum pada masa bakti 2022–2027.
Beliau merupakan seorang lulusan Sarjana Hukum Universitas Jendral Soedirman pada tahun 1995. Lalu melanjutkan pendidikan Magister Sains daam bidang Ilmu Politik di Universitas Gadjah Mada pada tahun 1998. Serta mendapatkan gelar Doctor of Philosophy bidang Sosiologi Politik dari University of Malaya pada tahun 2012.
Lalu berikut rekam jejak karir beliau .
• Anggota Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia, (2006)
• Anggota Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Tengah (2003-2008).
• Dosen Fakultas Hukum Universitas Diponegoro pada Hukum Tata Negara (1998-2016). • Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro pada Program Studi Doktor Ilmu Sosial (2013-Sekarang). •
Dosen pada Program Doktor Ilmu Kepolisian Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (2016). • Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia. (2022-2027). Diatas merupakan rekam jejak karir dari seorang Hasyim Asy’ari yang menjabat sebagai ketua Komisi Pemilihan Umum.
Penulis : Hadimas Kamal
Foto : Twitter/@hsym_asyari
