Jakarta, GPriority.co.id – Pemkab Kutai Timur (Kutim) menggelar acara ‘Forum Investasi Daerah Kutai Timur: Peluang Investasi Industri Hilirisasi Perkebunan Kelapa Sawit Di Kutai Timur’. Darsafani, Kepala Dinas PTSP Kutim mengakui jika acara ini digelar untuk memancing minat para investor di KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) Kutai Timur.
“Dalam kegiatan ini kita menampilkan Pak Bupati sebagai narasumber untuk presentasi, menjelaskan masalah hilirisasi sawit yang selama ini kurang berkembang di Kutai Timur. Kedua kita mengundang dari Kementerian Investasi BKPM, dan ketiga kita juga mengundang narasumber dari PTM BTK untuk menjelaskan kesiapan dan keberadaan KEK MBTK di Kutai Timur,” jelas Darsafani saat dimintai keterangan di Hotel JS Luwansa, Jakarta, pada Senin (10/6/2024).
Untuk undangan yang hadir, dilaporkan oleh Darsafani ada 38 perusahaan sawit di Kutai Timur yang hadir dalam acara tersebut.
“Kegiatan ini dalam rangka untuk mendorong investasi perusahaan yang menanamkan modalnya di Kutai Timur untuk membangun dan meginvestasikannya di KEK. Inilah yang kita dorong agar investasinya cepat masuk dan berkembang. Karena selama ini investasi di KEK itu monoton. Artinya, tetap dan tidak ada peningkatan. Mudah-mudah setelah kegiatan ini, pelaku usaha (investor) terpacu untuk membangun pabrik atau menanamkan investasinya di KEK Maloy MBTK,” tutur Darsafani.
Diakui Darsafani, pemkab Kutim juga sudah menyiapkan lahan seluas 500 hektare terkait investasi ini.
“Dari pemda sebenarnya 1000 hektare, tapi yang tidak bermasalah ada 530 hektare yang sudah kita siapkan. Sudah ada 30 hektare yang akan masuk tenant-tenant perusahaan, menunggu perizinan dari KKP, KLHK, dan Kemenhub. Sekarang proses surat izin itu sudah di KLHK. Semoga dalam waktu dekat akan keluar, baru nanti selanjutnya berproses di Kementerian Perhubungan,” kata Darsafani.
Foto : GPriority
