KEMENTERIAN PPN/BAPPENAS MELUNCURKAN “PANDUAN KEMITRAAN MULTI-PIHAK (KMP) UNTUK MENDUKUNG PERCEPATAN PENCAPAIAN TPB/SDGS DI INDONESIA”

kegiatan Peluncuran Panduan Kemitraan Multi-Pihak di Gedung Kementerian PPN/Bappenas jakarta, pada hari Selasa, 28 Mei 2019. Acara peluncuran diikuti oleh seluruh pemangku kepentingan, yakni  Kementerian dan Lembaga, Pemerintah Daerah, Sektor Swasta dan Filantropi, Akademisi, dan Organisasi Masyarakat Sipil, dan Media.

Penyusunan Panduan KMP merupakan hasil kolaborasi bersama antara Kementerian PPN/Bappenas dengan Pemerintah Jerman, serta didukung oleh INFID dan UNU-IAS. Panduan ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengatasi tantangan pembangunan dalam pelaksanaan TPB/SDGs khususnya untuk menyinergikan kegiatan/program Pemerintah dengan program pemangku kepentingan lainnya melalui kemitraan

Dalam acara peluncuran tersebut, Menteri Bambang menekankan bahwa Pemerintah Indonesia memerlukan dukungan sumber daya dari berbagai pihak untuk mencapai target-target TPB/SDGs yang ambisius. “Panduan KMP adalah referensi dan sarana operasional bagi para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah dalam memobilisasi seluruh potensi dan sumber daya, serta untuk mencapai target-target TPB/SDGs yang ambisius di tahun 2030.”

Dalam pidatonya, Menteri Bambang juga menjelaskan bahwa Indonesia merupakan negara pertama yang telah menyusun Panduan Kemitraan Multi-Pihak untuk mendukung TPB/SDGs dengan mengadopsi Panduan KMP di tingkat Asia Pasifik yang telah disusun UNESCAP pada tahun 2018. “Indonesia menjadi pioner di antara negara-negara Asia dan Pasifik dalam mengadopsi dan menerjemahkan Panduan untuk tingkat nasional dan daerah,” tutur Menteri Bambang dalam sambutannya.

Selanjutnya, dalam peluncuran tersebut juga dilakukan penyerahan dokumen secara simbolik oleh Menteri PPN/ Bappenas kepada masing-masing perwakilan pemangku kepentingan, yaitu Perwakilan Pemerintah Daerah, Direktur Indofood Sukses Makmur (Swasta), Presiden  Indonesia Global Compact Network (Organisasi Masyarakat Sipil), Kepala IPB SDGs Network (Akademisi), serta perwakilan media dan perwakilan Pemerintah Jerman mewakili mitra pembangunan.

Selanjutnya, setelah acara peluncuran dilanjutkan dengan diskusi interaktif (talkshow) yang mengangkat topik “Best Practice: Upaya Para Aktor dalam Pencapaian TPB/SDGs melalui Kemitraan”.

Ada 7 (tujuh) pembicara yang membahas topik tersebut dari berbagai sudut pandang. (1) Diani S.W, Staf Ahli Bidang Kelembagaan Bappenas (perwakilan Pemerintah Pusat), (2) Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah (perwakilan Pemerintah Daerah), (3) Budi Setyarso, Pemimpin Redaksi Koran Tempo, (4) Franky Welirang, Direktur Indofood (perwakilan swasta), (5). Y.W.Junardy, Indonesia Global Compact Network (IGCN) (perwakilan CSO), (6) Bayu Krisnamurthi, IPB (perwakilan akademisi), dan (7) Mr. Rafael Teck, Development Cooperation Councellor, Embassy of the Federal Republic of Germany in Jakarta.

Ke depannya seluruh pihak dapat memanfaatkan panduan KMP untuk diujicobakan di tingkat daerah.(riri)

Related posts