Literasi Digital Ekosistem Digital Meningkat Berkah Anteran Online

Penulis : Haris | Editor : Lina F. | Foto : BPJS Kesehatan

Jakarta,GPriority.co.id-Rabu (1/3) BPJS Kesehatan melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Angkatan Laut (Rumkital).

Kehadiran Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Edwin Aristiawan, didampingi Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Selatan, Diah Sofiawati disambut dengan hangat oleh Komandan Rumah Sakit Angkatan Laut (Rumkital) Marinir Cilandak, Kolonel Laut Sujoko Purnomo.

Dalam siaran persnya, Edwin Aristiawan mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka meninjau implementasi pemanfaatan sistem antrean online yang terkoneksi dengan Aplikasi Mobile JKN.

“Kami terkesan dengan langkah nyata Rumkital Marinir Cilandak dalam mengoptimalkan transformasi digital bagi peserta JKN yang akan mendapatkan pelayanan kesehatan. Hal itu sejalan dengan transformasi mutu layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Sampai dengan awal Maret 2023, tercatat pelayanan antrean online di rumah sakit tersebut telah dimanfaatkan oleh 2.989 peserta JKN. Oleh karena itu kami berharap capaian yang sudah baik itu dapat terus ditingkatkan,” jelas Edwin.
Lebih lanjut dikatakan Edwin, “Kami tentu senang sekali melihat semangat Rumkital Marinir Cilandak memberikan pelayanan terbaik kepada peserta JKN. Salah satunya melalui kemudahan pengambilan antrean melalui Aplikasi Mobile JKN. Namun tujuan utama dari pemanfaatan aplikasi tersebut adalah bagaimana kita menciptakan suasana antrean mengalir lancar dan peserta mempunyai kepastian saat mengakses layanan. Kemudian, baik rumah sakit maupun dokter juga terbantu untuk mengatur capacity planning sehingga tidak terjadi penumpukan pasien.”
Edwin menuturkan bahwa BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara Program JKN juga mengajak seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat agar terbiasa menggunakan sistem antrean online ini dengan harapan literasi digital ekosistem JKN dapat meningkat. Selain itu ia juga mengatakan bahwa antrean online ini merupakan permulaan dari sasaran transformasi digital lainnya yang bertujuan mengefektifkan penyelenggaran Program JKN.
Di sela kunjungannya, Edwin juga menyempatkan diri menyambangi pasien JKN yang mendapat pelayanan kesehatan di Rumkital Marinir Cilandak. Berdasarkan keterangan dari beberapa sumber, pihak rumah sakit aktif memberikan edukasi dan informasi kepada setiap peserta terkait kegunaan antrean online Aplikasi Mobile JKN secara masif, sehingga peserta JKN dapat menyesuaikan waktu kedatangannya di rumah sakit tersebut.
“Ketika ditanyai tentang Aplikasi Mobile JKN, semua peserta langsung menunjukannya secara lugas. Hampir seluruhnya mengatakan kalau sudah pernah mengambil nomor antrean secara online. Menurut saya, kepuasan peserta terhadap pelayanan rumah sakit ikut meningkat karena mereka tidak perlu mengantre lama. Ini sesuai dengan harapan kita,” tambah Edwin.
Dalam kesempatan yang sama, Komandan Rumkital Marinir Cilandak, Kolonel Laut Sujoko Purnomo mengucapkan terima kasih atas apresiasi BPJS Kesehatan terhadap unit kerjanya. Hal itu menjadi tambahan bahan bakar untuk mengobarkan semangat Rumkital Marinir Cilandak untuk terus meningkatkan pelayanan terbaik dengan transformasi digital kepada peserta.
“Berkat komitmen seluruh tim Rumkital Marinir Cilandak dan asistensi dari BPJS Kesehatan, implementasi antrean online saat ini sudah berjalan baik. Secara quality rate capaian antrean online lewat Aplikasi Mobile JKN menyentuh poin 95,37% sampai dengan akhir bulan Februari 2023. Efek positifnya tentu meminimalisir terjadinya penumpukan antrean pasien dan mempermudah petugas dalam melakukan pendataan serta penginputan menjadi real time,” ucap Sujoko.
Mengakhiri kunjungannya, Edwin menganugerahkan penghargaan bintang dua kepada Rumkital Marinir Cilandak atas dukungan, inisiatif dan konsistensinya dalam menyukseskan pelaksanaan integrasi sistem antrean online dan juga integrasi sistem klaim hingga saat ini.
“Tak lupa saya mengimbau kepada pihak Rumkital Marinir Cilandak agar tidak sungkan melibatkan dan berkolaborasi dengan BPJS Kesehatan dalam mengembangkan beragam inovasi demi peningkatan mutu layanan,” tukas Edwin menutup pembicaraan.