Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Kini Dibuka Kembali

Jakarta,Gpriority-Setelah sempat dilakukan pembatasan pengunjung hingga ditutup, sejak 6 Maret 2020 dua situs paling suci bagi umat Islam di Arab Saudi kini dibuka kembali. Tak hanya pada area shalat, kantor berita Arab Saudi SPA menyebutkan bahwa Presiden Jenderal Masjid Agung dan Urusan Masjid Nabi Sheikh Abdurrahman bin Abdulaziz Al-Sudais sudah mengizinkan jamaah untuk melakukan umroh pada Sabtu, 7 Maret 2020. Area Mataf untuk ritual tawaf dan juga area Sa’i sudah selesai disterilkan.

Ditutupnya Masjidil Haram dan Masjid Nabawi guna mencegah penyebaran virus corona sudah melewati beberapa tahap. Diawali dengan pelarangan masuknya pengunjung dari enam negara termasuk Indonesia pada 27 Februari 2020 lalu. Kemudian pada 5 Maret 2020 waktu setempat, pihak Kerajaan Arab Saudi mengambil langkah untuk melakukan sterilisasi di dalam Masjid Nabawi dan Masjidil Haram. Kedua area masjid tidak ditutup sepenuhnya. Melainkan hanya ditutup satu jam setelah shalat isya dan dibuka kembali satu jam sebelum shalat subuh setiap harinya.

Khususnya pada Masjidil Haram yang terletak di kota Mekah, pengunjung belum diizinkan masuk ke sekitar area Ka’bah untuk melakukan ritual tawaf dan area Sa’i. Hal ini berarti ibadah umroh tidak dapat dilakukan oleh siapapun, termasuk warga lokal Arab Saudi. Sebab area yang biasanya selalu dipenuhi setidaknya ribuan umat muslim perlu disterilisasi demi menghindari penyebaran virus nCovid-19 pada seluruh pengunjung pada waktu yang akan datang. Pelaksanaan sterilisasi Masjidil Haram dikabarkan melibatkan 6.000 orang dengan peralatan perlindungan diri lengkap. Sempat beredar foto kosongnya area sekitar Ka’bah yang merupakan pemandangan langka pada sejumlah sosial media. (#Nd, foto: Istimewa)

Related posts