Melalui Dana PEN “Solek Ibukota” jadi Andalan Gorontalo

Gorontalo,Gpriority- Pemerintah Provinsi Gorontalo berkomitmen untuk membenahi beberapa hal yang menjadi permasalahan seperti infrastruktur di Ibu Kota, melalui dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun 2021.

PEN Gorontalo tahun 2021 sebelumnya sudah disepakati antara Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dengan Direktur Utama PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Edwin syahruzad dengan nilai Rp 311,3 miliar, di Jakarta, Rabu (01/12/21).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo, Handoyo Sugiharto mengatakan beberapa Infrastruktur yang benahi yaitu Jalan eks Andalas atau John A. Katili, jalan Tenilo-Pilolodaa-Iluta, perbaikan saluran Tanggidaa, dan pompa air untuk banjir jalan Pandjaitan.

Handoyo menjelaskan bahwa untuk perbaikan saluran Tanggidaa dan pompa air diusulkan karena sudah bertahun-tahun setiap hujan, beberapa titik di Kota Gorontalo selalu banjir.

“Jadi mau dibuatkan kanal banjir dan itu mau dibuat di Jalan Cokro Aminoto. Jadi untuk kanal banjir Tanggidaa dan stasiun pompa tujuannya untuk mengentaskan titik-titik genangan yang ada di Kota Gorontalo,” katanya saat dihubungi Kamis (02/12/21).

Kemudian untuk perbaikan jalan Andalas yang merupakan jalan utama di Kota Gorontalo dan jalan Tenilo-Pilolodaa-Iluta, bertujuan untuk mengurai kemacetan lalu lintas.

“Sehingga untuk pake PU melalui PEN ini diarahkan untuk memperbaiki sarana dan prasarana di Kota Gorontalo,” ujarnya.

Ketika ditanya mengapa dana PEN dialokasikan untuk infrastruktur, Ia mengungkapkan bahwa semua Dinas di Provinsi Gorontalo sebenarnya sudah mengajukan usulan kegiatan, namun pada akhirnya PT SMI menyetujui Dinas PUPR mengalokasikan dana tersebut untuk perbaikan infrastruktur.

Pihaknya pun akan mengusahakan persiapan tender proyek pada bulan Desember 2021, sehingga kontraknya bisa dimulai pada Januari 2022 hingga Desember 2022.

“Mungkin pertengahan Desember (2021) tender, sehingga kontraknya itu bulan Januari 2022, waktu pelaksanaannya sampai Desember 2022. Waktu yang diberikan PT SMI untuk pelaksanaan itu sampai Desember 2022,” tuturnya.

Dana PEN Pemprov Gorontalo tahun 2021 terdiri dari tujuh paket pekerjaan. Ada pekerjaan jalan eks jalan Andalas atau John A. Katili senilai Rp42,7 miliar, jalan Tenilo-Pilolodaa-Iluta segmen I Rp20 miliar, dan kanal banjir Tanggidaa Rp33,6 miliar.

Ada juga pekerjaan jalan Taluditi-Wonggarasi Rp33,03 miliar, pembangunan stasiun pompa air banjir untuk genangan air kota Rp16,4 miliar, jasa konsultan MK dan Pembangunan RSUD dr.Hj. Hasri Ainun Habibie senilai Rp109 miliar serta pengadaan alat kesehatan RSUD dr. Hj. Hasri Ainun Habibie Rp41,4 miliar. (Dw.foto.dok Humas Gorontalo)

Related posts