MENGENAL BUDAYA JEPANG LEBIH DALAM DI “PEKAN SINEMA JEPANG 2018”

Jakarta,Gpriority-Merayakan 60  tahun hubungan diplomatik Jepang-Indonesia, Visual Industry Promotion Organization (VIPO) bersama agency of cultural affairs dan Japan Foundation pada Selasa Sore (27/8) menyelenggarakan pekan pemutaran film film Jepang di Indonesia, acara yang di selenggarakan ke empat kalinya Ini akan berbeda dengan tahun sebelumnya, karena jumlah film yang siap  ditampilkan jauh lebih banyak dari tahun sebelumnya, yakni total 36 film siap ditampilkan.

Film yang  terbagi menjadi enam kategori : New J-Director, New J-Film, Samurai Historical, Kira-Kira Teen, Tokusatsu Special Effect dan Documentary.

Target yang diharapkan dari pekan sinema Jepang 2018 ini mampu meningkatkan pemahaman masyarakat indonesia terhadap kebudayaan jepang dan berkontribusi terhadap perkembangan cultural tourism di Jepang. Acara ini juga diselenggarakan di kota Makasar, Yogyakarta, dan Bandung, Norihisa Tsukamoto selaku Direktur Japan Foundation mengatakan “ Film sebagai media yang paling efektik untuk memperkenalkan sebuah budaya, dan tentunya kami sangat senang sekali bisa memperkenalkan budaya jepang di indonesia”.

Acara ini dapat disaksikan di CGV Grand Indonesia yang akan dimulai 7-16 Desember 2018 dengan harga tiket weekday 20ribu dan weekend 25ribu.

Film one cut of the dead akan menjadi pembukaan pekan sinema jepang,  selanjutnya berbagai judul film menarik seperti pieta in the toilet, let me eat your pancreas dan godzilla (1954) juga siap ditampilkan.

Tidak hanya menayangkan banyak film, berbagai kegiatan menarik lainnya seperti kegiatan workshop efek untuk seri Tokusatsu, bincang-bincang dengan produser dan aktor dari Jepang, bahkan sampa isimposium dari kreator  film kedua negara juga ada selama pekan sinema Jepang 2018 berlangsung. (Sofia)

 

Related posts

Leave a Comment