Jakarta, GPriority.co.id – Serotonin merupakan hormon yang berhubungan dengan depresi.
Jika seseorang memiliki tingkat serotonin yang rendah, maka dapat mengalami depresi, cemas, sulit tidur, dan sebagainya.
Selain itu, serotonin juga berperan penting pada kesehatan pencernaan, penyembuhan luka, kesehatan tulang, pembekuan darah, bahkan hasrat seksual.
Kadar serotonin yang terlalu rendah atau terlalu tinggi dapat menyebabkan masalah kesehatan fisik dan psikologis.

Serotonin, juga dikenal sebagai 5-hydroxytryptamine (5-HT), yang merupakan neurotransmitter monoamine. Ia juga bertindak sebagai hormon.
Sebagai neurotransmitter, serotonin membawa pesan antara sel-sel saraf di otak (sistem saraf pusat) dan ke seluruh tubuh (sistem saraf tepi).
Sebagian besar serotonin ditemukan pada organ usus. Bahkan sekitar 90% serotonin ditemukan dalam sel-sel yang melapisi saluran pencernaan.
Serotonin dilepaskan ke dalam sirkulasi darah dan diserap oleh trombosit. Hanya sekitar 10% yang diproduksi di otak.
Serotonin terbuat dari asam amino esensial triptofan. Asam amino esensial tidak dapat diproduksi oleh tubuh. Asam ini diperoleh dari makanan yang anda makan.
Penyebab Kadar Serotonin Rendah
Kadar serotonin yang rendah biasanya disebabkan oleh lebih dari satu hal. Secara teknis, kadar serotonin rendah karena:
- Tubuh tidak memproduksi cukup serotonin.
- Tubuh tidak menggunakan serotonin secara efektif. Hal ini dapat terjadi jika anda tidak memiliki cukup reseptor serotonin atau reseptor tersebut tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
Cara Meningkatkan Kadar Serotonin
Untuk meningkatkan kadar serotonin pada tubuh anda, ada beberapa hal yang bisa dilakukan, seperti dikutip dari Cleveland Clinic. Diantaranya :
- Mengonsumsi lebih banyak makanan yang mengandung triptofan.
Beberapa makanan yang mengandung triptofan, diantaranya seperti ikan salmon, telur, keju, tahu, nanas, serta kacang-kacangan, gandum, juga biji-bijian.
Sebagai informasi, mengonsumsi makanan yang mengandung triptofan tinggi tidak serta merta akan meningkatkan kadar serotonin.

Tubuh membutuhkan karbohidrat untuk melepaskan insulin, yang dibutuhkan untuk menyerap asam amino.
Jadi, meskipun triptofan masuk ke dalam darah, ia harus bersaing dengan asam amino lain untuk diserap ke dalam otak.
Para ilmuwan masih mempelajari bagaimana mengonsumsi makanan yang mengandung triptofan dapat meningkatkan kadar serotonin.
- Lebih sering berjemur.
- Mengonsumsi suplemen tertentu, seperti suplemen herbal maupun suplemen makanan yang mengandung triptofan, probiotik, dan SAMe.
- Melakukan lebih banyak olahraga.
Foto : Ilustrasi/Getty Images
