Jakarta,GPriority.co.id-Bertempat di Auditorium Kemendag, Kamis (19/1/2023) Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) menggelar rapat kerja nasional dalam rangka mempersiapkan kinerja menghadapi tahun 2023.
Hadir dalam rapat yang digelar selama 2 hari (19-20 Januari) Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Sekjen Suhanto, Plt Dirjen Bappebti Didid Noordiatmoko dan sejumlah tamu undangan.
Plt Dirjen Bappebti Didid Noordiatmoko dalam sambutannya mengatakan, raker bertujuan untuk menyelaraskan seluruh komponen di bappebti dengan komponen perdagangan dan juga menyongsong perdagangan 2023 yang lebih tangguh. Untuk itu Didid dalam sambutannya meminta masukan-masukan dari para pejabat eselon 1 dan juga tamu undangan yang hadir agar Bappebti lebih tajam di 2023. Tak hanya itu, raker ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan sistem resi gudang dengan menggunakan skema pembiayaan yang murah sehingga menghindari petani dari tengkulak.
Didid dalam kesempatan tersebut juga membahas mengenai pengawasan transaksi perdagangan di tahun 2022. “Bappebti mencatat ada Rp 22.000 triliun lebih yang sudah dilakukan pengawasan. Terdiri atas nilai transaksi perdagangan berjangka komoditi sebesar Rp 22.181,75 triliun dan perdagangan aset Krypto sebesar Rp 296,66 triliun,” jelas Didid.
Bappebti juga melakukan pengawasan terhadap transaksi perdagangan lainnya. Seperti perdagangan fisik emas digital senilai Rp 1.976,88 miliar serta timah murni batangan senilai US$2,36 miliar.
Menutup sambutannya, Didid mengatakan sebagai organisasi dibawah kemendag, Bappebti berupaya memberikan kontribusi yang positif agar target kemendag bisa tercapai. (Hs.Foto:Hs)
