Jakarta, GPriority.co.id – Sebanyak 300 pasangan melangsungkan pernikahan di tengah krisis yang terjadi di Gaza, Palestina.
Pernikahan ini merupakan dukungan kemanusiaan kepada rakyat Palestina dengan menjadi tuan rumah edisi kedua āThobe Al-Farahā di Deir al-Balah, Jalur Gaza.
Program ini merupakan bagian dari inisiatif kemanusiaan āOperation Chivalrous Knight 3ā.
Dalam rekaman yang beredar memperlihatkan para pengantin berjalan menuju panggung utama, disambut tepuk tangan dan sorakan dari ribuan tamu yang hadir.
Salah satu pengantin pria, Suleiman Sarhan, mengungkapkan rasa harunya bisa menjadi bagian dari acara tersebut.
Dilansir Serambinews, Ketua panitia penyelenggara āThobe Al-Farah 2ā, Ihab Abu Zaid, menyebut antusiasme masyarakat sangat tinggi.
Ia mengungkapkan sekitar 6.000 pasangan mendaftar untuk mengikuti program tersebut, namun hanya sekitar 300 pasangan yang akhirnya terpilih.
Ia juga menekankan pentingnya program āOperation Chivalrous Knight 3ā yang didukung oleh Khalifa bin Zayed Al Nahyan Foundation for Humanitarian Works dalam membantu masyarakat Gaza.
Penyelenggara mencatat, acara ini dihadiri sekitar 20.000 orang dari berbagai wilayah Jalur Gaza, menjadikannya salah satu pernikahan massal terbesar yang pernah digelar di wilayah tersebut.
Sebelumnya, edisi perdana āThobe Al-Farahā telah diselenggarakan di Khan Younis pada 3 Desember 2025 dengan melibatkan 54 pasangan.
Program āOperation Chivalrous Knight 3ā sendiri diluncurkan pada 5 November 2023 atas arahan Presiden UEA Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan sebagai bentuk bantuan kemanusiaan bagi warga Gaza pasca pecahnya konflik antara Israel dan Hamas pada 7 Oktober 2023.
