Jakarta, GPriority.co.id – Ombudsman Republik Indonesia meluncurkan dua buku penting dalam rangka peringatan 26 tahun berdirinya lembaga tersebut.
Kedua buku tersebut yakni “Buku 25 Tahun Ombudsman” dan “Jejak-Jejak Langkah Pengawasan dalam Mitigasi Pandemi dan Efisiensi”.
Ketua Ombudsman Mokhammad Najih mengatakan, buku tersebut merekam perjalanan panjang lembaga sejak awal berdiri hingga saat ini.
“Perjalanan sejarah, buku yang pertama adalah lintasan Sejarah 25 Tahun Ombudsman sejak dirikan pada tahun 2000 melalui kepres nomor 44 tahun 2000, sampai kemudian lahirnya undang-undang nomor 37 tahun 2008,” kata Najih dalam sambutannya dalam peluncuran buku di Kantor Ombudsman, Selasa (7/4).

Ia menegaskan, perjalanan Ombudsman tidak lepas dari berbagai tantangan, terutama terkait penguatan eksistensi lembaga dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.
Menurutnya, keberadaan lembaga pengawasan eksternal yang independen masih belum mendapatkan tempat yang kuat secara konstitusional.
“Karena salah satu tantangan yang besar adalah berkaitan dengan eksistensi lembaga ini yang masih terus perlu kita teguhkan, kita perjuangkan,” ujarnya.
Najih menjelaskan, meskipun fungsi pengawasan telah dijalankan oleh lembaga legislatif, yudikatif, dan pengawasan internal oleh eksekutif, keberadaan pengawasan eksternal yang independen tetap menjadi kebutuhan penting.
“Tetapi pengawasan eksternal yang independen di pengalaman beberapa negara yang Ombudsmannya sudah lebih maju itu menunjukkan bahwa keberadaan eksistensi lembaga Ombudsman harusnya terus diperjuangkan untuk masuk ke konstitusi,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Najih juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyusunan buku tersebut.
Ia menambahkan, peluncuran buku ini menjadi momentum penting untuk mempererat komunikasi internal serta memperkuat peran Ombudsman ke depan.
“Dan tentu kami atas nama pembikinan Ombudsman 2021-2026 juga ingin mengucapkan terima kasih kepada para senior, para pendahulu yang telah berkenan juga untuk mengembangkan pikirannya sehingga bisa dituangkan di dalam buku yang 25 tahun Ombudsman,” ucapnya.
Hadir dalam acara tersebut Anggota Ombudsman periode 2011-2016 Pranomo Dahlan, Kartini Istikomah, Anggota Ombudsman Periode 2016–2021 Ninik Rahayu, Ombudsman Periode 2021-2026 Mokhammad Najih (Ketua merangkap Anggota), Bobby Hamzah Rafinus (Wakil Ketua merangkap Anggota), Dadan S. Suharmawijaya (Anggota), Jemsly Hutabarat (Anggota), Robert Na Endi Jaweng (Anggota), Yeka Hendra Fatika (Anggota), Ombudsman Periode 2026-2031 (belum dilantik), Rahmadi Indra Tektona (Wakil Ketua).
