Jayapura, Gpriority.co.id – Penjabat (Pj) Gubernur Muhammad Ridwan Rumasukun mengapresiasi penanaman cabai pada pekarangan rumah. Hal ini disampaikannya saat melakukan panen cabai di Kampung Ifale, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (27/2).
Pada kesempatan itu Pj Gubernur melakukan panen cabai di lahan warga milik Pdt. Albert Suebu yang dikelola secara mandiri oleh lima kelompok tani secara swakelola. Dirinya pun mengapresiasi Pdt. Albert Suebu yang sudah mendorong warga setempat untuk menanam cabai.
Diharapkannya, inisiatif tersebut dapat menjadi percontohan bagi warga lainnya di Bumi Cenderawasih, agar memanfaatkan pekarangan rumah secara efektif. Apalagi, sebutnya, sebentar lagi memasuki bulan puasa atau Lebaran. “Kalau semua tanam cabai di pekarangan saya rasa maka harga jualnya saat hari raya akan normal karena tersedia dengan cukup,” ujarnya seperti dilansir laman Pemprov Papua.
Disamping menekan inflasi, jelasnya, inisiatif Pdt. Albert Suebu yang mendorong warga menanam cabai akan memberikan penghasilan tambahan bagi para kelompok tani setempat. “Sebab dengan melibatkan kelompok warga untuk ikut menanam cabai, lalu kalau ini bisa digerakan dalam skala besar pasti akan membuat ekonomi mereka semakin meningkat,” tandasnya.
Pj Gubernur pun menjanjikan akan membantu alat pertanian bagi kelompok tani setempat. Seperti bantuan alat pompa air dan pembuat bedengan. Pihaknya juga akan memberikan “suntikan” dana bagi lima kelompok tani setempat dengan nilai masing-masing Rp10 juta.
Senada, Penjabat Ketua TP PKK Papua, Linda Onibala memberikan apresiasi yang sama. Linda menyebut, inisiatif pihak pemilik lahan dan warga patut mendapat pujian karena secara langsung telah membantu program pemerintah menekan laju inflasi.
“Saya kira luar biasa seorang pendeta atau pemimpin jemaat punya gagasan untuk menanam cabai di lahannya, lalu memotivasi dan melibatkan jemaat ini sangat baik,” paparnya. Ia pun berharap apa yang dilakukan Pdt. Albert Suebu dapat memotivasi warga lain di Papua untuk memanfaatkan pekarangan rumahnya pada hal yang positif.
Foto : Pemprov Papua
