PDB Meroket, Vietnam Diramal Bakal Jadi Raksasa Ekonomi ASEAN

Vietnam Diramal Bakal Jadi Raksasa Ekonomi ASEAN Vietnam Diramal Bakal Jadi Raksasa Ekonomi ASEAN

Jakarta, GPriority.co.id – Negara tetangga Indonesia, Vietnam, diramal bakal jadi raksasa ekonomi ASEAN. Salah satunya alasannya, PDB Vietnam meroket dan pertumbuhan ekonominya melambung tinggi dalam 2 tahun terakhir.

Menurut data dari General Statistics Office (GSO), Vietnam mengumumkan pertumbuhan ekonomi mereka pada kuartal-III 2024.

Hasilnya, PDB Vietnam meningkat sebesar 7,4 persen YoY pada kuartal-III 2024. Angka ini lebih tinggi dari kuartal-II 2024 (7,09 persen), dan merupakan yang tertinggi dalam 2 tahun terakhir.

Berdasarkan data per September 2024 kemarin, ekspor Vietnam bahkan meningkat 10,7 persen dari tahun lalu. sedangkan produksi industrialnya juga meningkat 10,8 persen.

Disisi lain, dalam 9 bulan pertama pada tahun 2024, investasi asing yang masuk ke Vietnam naik 8,9 persen dari tahun lalu. Investasi tersebut mencapai $17,3 miliar (Rp270,71 triliun).

Sektor industri dan konstruksi serta sektor layanan, menjadi 2 sektor yang merupakan pilar utama dalam pertumbuhan ekonomi Vietnam.

Sementara sektor agrikultur, perhutanan, dan perikanan di Vietnam, sedang menghadapi tantangan akibat terjadinya Topan Yagi, yang diperkirakan membuat kerugian negara tersebut hingga $3,3 miliar (Rp51,63 triliun).

Mengapa Vietnam diramal bakal jadi raksasa ekonomi ASEAN?

Dalam 10 tahun ke depan, Vietnam diperkirakan akan mengalami peningkatan kekayaan sebesar 125 persen.

Pertumbuhan tersebut didorong oleh gelombang investasi asing dan ekspor.

Perang dagang AS-China membuat banyak pabrikan AS di China merelokasikan pabriknya ke Vietnam.

Negara Vietnam dipilih karena dinilai memberikan kemudahan dalam berinvestasi.

Selain kemudahan investasi, Vietnam juga mampu memberikan kepastian hukum. Salah satunya dengan pemberantasan korupsi secara gencar-gencaran.

Sejak tahun 2011 lalu, Vietnam telah mengadakan Gerakan Anti Korupsi yang membuat banyak konglomerat ditangkap.

Sejumlah pejabat Vietnam saat itu juga mundur karena masalah korupsi. Salah satunya Presiden Nguyen Xuan Phuc.

Gerakan tersebut membuat investor merasa lebih aman untuk menanamkan modal di Vietnam.

Vietnam sendiri menargetkan pertumbuhan PDB stabil di angka 6-6,5 persen pada tahun ini. Mereka juga menargetkan bisa menekan inflasi di bawah 4,5 persen.

Sementara itu, IMF memprediksi PDB Vietnam mencapai 6,1 persen. Sedangkan Asian Development Bank memperkirakan PDB Vietnam mencapai 6 persen di tahun ini.

Foto : Ilustrasi/International Finance