Perkuat Proses Imigrasi, DPR Minta Kemenag Larang Haji Backpacker

Jakarta, GPriority.co.id – Sehubungan dengan imbauan dari Kerajaan Arab Saudi yang memberikan kebijakan soal jemaah haji wajib menggunakan visa haji, Anggota Tim Pengawas (timwas) Haji DPR RI, Selly Andriany Gantina, meminta Kemenag untuk melarang adanya haji backpacker.

“Kami menginginkan agar Pemerintah Indonesia memperkuat proses keimigrasian menjelang ibadah haji. Keimigrasian dan Kementerian Agama harus bisa mengeluarkan instruksi atau larangan kepada warga Indonesia untuk tidak memberikan izin melakukan ibadah haji atau umrah secara mandiri,” ujar Selly seperti dikutip dari laman dpr.go.id, pada Kamis (20/6/2024).

Lebih lanjut, Selly mengatakan jika Kemenag harus bisa mengikuti regulasi yang ada di Arab Saudi. Hal itu bertujuan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan para jemaah haji.

Disamping itu, Menag Yaqut Cholil Qoumas mengatakan jika Pemerintah Kerajaan Arab Saudi telah berupaya memberikan kemudahan kepada calon jemaah haji Indonesia yang akan melaksanakan ibadah haji di tahun ini.

Namun, Menag Yaqut juga menyampaikan jika terdapat sejumlah ketentuan yang harus diperhatikan oleh seluruh calon jemaah haji Indonesia, salah satunya terkait penggunaan visa haji.

Kerajaan Arab Saudi pun akan melakukan tindakan tegas kepada seluruh pihak yang melanggar ketentuan yang telah ditetapkan, ungkap Menag Yaqut.

Foto : DPR RI