Tenda Haji Jemaah Indonesia Tuai Kontroversi Gegara Over Kapasitas dan AC Mati

Jakarta, GPriority.co.id – Indonesia merupakan salah satu negara yang mendapat kuota haji terbanyak di dunia. Dilaporkan, per tahun 2024 ini, kuota haji Indonesia bahkan ditambah. Jika sebelumnya 221.000, tahun ini menjadi 241.000.

Namun, penambahan kuota haji ini ternyata tidak dibarengi dengan peningkatan fasilitasnya. Baru-baru ini, tenda haji Indonesia menuai kontroversi, karena over kapasitas. Ditambah lagi, ac di tenda tersebut juga dikabarkan mati, seperti dilansir dari Instagram @bigalphaid.

Tenda haji Indonesia di Mina, Arab Saudi, tersebut dinilai tidak layak. Tenda berukuran 10 m x 12 m itu harus diisi oleh 160 orang. Bahkan, terdapat tenda yang diisi hingga lebih dari 300 orang jemaah haji.

Alhasil, para jemaah haji Indonesia harus tidur secara berdesakan. Beberapa di antaranya bahkan memilih untuk tidur di lorong, ataupun tidur secara bergantian untuk mengakali tenda yang over kapasitas tersebut.

Bahkan, tenda wanita dan pria pun dicampur. Sehingga membuat para wanita harus tidur dengan tetap berhijab dan berpakaian lengkap untuk menutup aurat mereka.

Tak hanya sampai disitu, masalah tenda haji Indonesia ini juga diperburuk dengan AC yang mati, di saat temperature menyentuh 47 derajat celcius. Hingga seorang jemaah haji mengeluarkan aksi protesnya.

Foto : Kemenag RI