Jakarta, GPriority.co.id – Populasi muslim di Jepang dilaporkan meningkat pesat hingga 230 ribu jiwa.
Jumlah tersebut mengalami kenaikan signifikan dalam dua dekade terakhir.
Selain itu, jumlah kenaikan populasi muslim di Jepang juga berkaitan dengan melonjaknya pembangunan masjid yang bertambah hingga 7 kali lipat.
Menurut sebuah laporan, dari semula 15 masjid di Jepang, terdapat 113 masjid yang dilaporkan pada tahun 2021 lalu.

Jika anda belum mengetahuinya, mayoritas masyarakat Jepang menganut agama Shinto dan Buddha.
Seiring berjalannya waktu, banyak warga Jepang yang kemudian mengkitui praktik sekuler dengan pengaruh dari berbagai agama.
Bahkan kini bagi masyarakat Jepang, agama dianggap sebagai warisan budaya daripada kepercayaan.
Dari 100% warga Jepang, 62% diantaranya bahkan mengaku tidak menganut agama apapun (atheis).
Barulah di tahun 2020 lalu, 230 ribu muslim menyebut Jepang sebagai tempat tinggal mereka.
Sementara, terdapat 47 ribu warga negara Jepang yang menjadi pemeluk agama islam.
Jumlah tersebut setara dengan 0,18% total penduduk di Jepang. Kendati demikian, jumlah tersebut naik 2 kali lipat dalam satu dekade terakhir, yang hanya 10-20 ribu orang.
Angka Pernikahan Jadi Salah Satu Penyebab Populasi Muslim Meningkat

Peningkatan ini dipicu oleh kenaikan jumlah pernikahan antara pemeluk agama Islam dengan warga negara Jepang. Namun mereka berpindah agama atas dasar kemauan sendiri.
Disamping itu, jumlah imigran muslim yang menetap di Jepang, juga menambah angka populasi muslim di negara sakura tersebut.
Foto : Al Jazeera
