PT PAL Indonesia Kembangkan Senjata Laser dengan Biaya Operasi yang Murah

Surabaya, Gpriority.co.id – PT PAL Indonesia mengembangkan senjata laser untuk memperkuat pertahanan nasional. Senjata laser hand-held ini memiliki jarak tembak yang dapat diatur mulai 50 meter hingga 500 meter bahkan lebih.

Dalam rilisnya, PT PAL Indonesia menyebut keberhasilannya dalam mengembangkan senjata laser bersama mitra strategis internasional ini menjadi bagian dari penguatan alutsista buatan dalam negeri. Inovasi ini menjadi terobosan penting karena menawarkan alternatif senjata futuristik berbiaya relatif rendah, di mana satu kali tembakan laser hanya membutuhkan energi listrik yang divaluasi setara dengan biaya kurang dari Rp15.000.

Menurut Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod, inovasi teknologi pertahanan bukan sekadar simbol kemajuan, melainkan instrumen strategis bagi bangsa. “Inovasi teknologi bukan soal gaya, tetapi tentang bagaimana kita membangun daya saing industri maritim nasional melalui karya nyata yang teruji. Kemandirian industri pertahanan secara langsung meningkatkan posisi tawar Indonesia dalam diplomasi pertahanan dan ekonomi global, serta menjadi penopang stabilitas kawasan Indo-Pasifik,” katanya.

Dijelaskannya, senjata ini untuk memfokuskan radiasi laser secara presisi dengan daya hancur efektif pada sasaran jarak menengah hingga jauh. “Langkah ini menegaskan komitmen PT PAL Indonesia dalam memastikan bahwa setiap inovasi pertahanan yang dikembangkan tidak berhenti pada laboratorium, tetapi siap dioperasionalkan untuk menjaga kedaulatan dan keamanan maritim nasional,” tandasnya.

Sebelumnya, senjata laser portabel berbasis directed-energy system tersebut telah didemonstrasikan dan diuji coba langsung oleh Wakil Menteri Pertahanan RI, Donny Ermawan Taufanto, pada acara Shipnaming & Launching Frigate Merah Putih “KRI Balaputradewa-322”, pertengahan Desember (18/12) lalu.

Foto : PT PAL Indonesia