Puncak Bagi Jamaah Haji, Berikut Kisah Padang Arafah yang Belum Banyak Diketahui Umat Islam

Jakarta, GPriority.co.id – Padang Arafah merupakan daerah terbuka dan luas yang terletak di sebelah timur luar kota suci umat islam di Mekkah, Arab Saudi.

Di padang yang luas ini, lebih dari dua juta umat muslim atau jamaah haji dari berbagai pelosok dunia, berkumpul untuk melaksanakan puncak ibadah haji, yaitu wukuf setiap tanggal 9 Dzulhijjah.

Namun padang arafah juga memiliki kisah sejarah yang belum banyak diketahui umat islam.

“Dinamakan arafah itu karena nabi adam dan siti hawa dipertemukan lagi saling mengenal di tempat itu. Setelah Allah turunkan dari surga, dipisah lalu dipertemukan lagi. Pertemuan itu disebut ta’aruf. Dari situ kata arafah. Disana makanya ada jabal rahmah, gunung kasih sayang,” jelas Ustadz Ryan, dalam akun tiktok @loronghijrahid.

Kedua, dinamakan arafah diambil dari kisah ketika nabi Ibrahim alaihisalam telah selesai diajarkan semua tata cara ritual ibadah haji.

Setelah selesai, malaikat Jibril alaihisalam kemudian bertanya “al-arafta Ibrahim?”. Nabi Ibrahim kemudian menjawab, “araftu”. Yang artinya, “setelah diajarkan semua, apakah kamu telah mengetahui Ibrahim?” Kemudian nabi Ibrahim menjawab, “ya, saya telah mengetahuinya”.

Yang ketiga, diambil dari riwayat Ibnu Abbas, kata arafah diambil dair kisah manusia yang mengakui segala dosanya dan tahu cara bagaimana bertaubat di tempat haji itu.

“Bagaimana manusia menyadari mengakui semua kesalahan dan dosanya, dan mengetahui juga bagaimana cara memohon ampun juga bertaubat kepada Allah,” ujar Ustadz Ryan lebih lanjut.

Maka dari ketiga kisah tersebut, kata arafah diambil.

Foto : Ilustrasi / Freepik