Jangan Hanya di Sujud Terakhir! Ini 2 Waktu Mustajab Berdoa dalam Sholat

Ilustrasi muslimah yang sedang berdoa/Foto : Dok. Freepik Ilustrasi muslimah yang sedang berdoa/Foto : Dok. Freepik

Jakarta, GPriority.co.id – Selama ini banyak umat Islam meyakini bahwa sujud terakhir merupakan waktu terbaik untuk memanjatkan doa dalam sholat.

Namun, berdasarkan tuntunan Rasulullah SAW, terdapat 2 waktu mustajab yang dianjurkan untuk memperbanyak doa selama sholat, dan tidak hanya terbatas pada sujud terakhir.

Dilansir dari postingan terbaru Instagram @fiqihwanita_ pada Jumat (17/7), hal ini sejalan dengan hadis-hadis shahih yang diriwayatkan oleh para ulama hadis, seperti Imam Muslim, Imam Ahmad, Imam al-Bukhari, dan Abu Dawud.

1. Ketika sujud

Rasulullah SAW bersabda, “Keadaan seorang hamba paling dekat dengan Rabbnya adalah ketika ia sedang bersujud, maka perbanyaklah berdoa saat itu.” (HR Muslim No. 482).

Hadis tersebut menunjukkan bahwa sujud merupakan momen seorang hamba berada dalam posisi paling dekat dengan Allah SWT. Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa, baik doa yang berasal dari Al-Qur’an dan sunnah maupun doa kebaikan lainnya.

2. Setelah tasyahud akhir sebelum salam

“(Setelah tasyahud akhir). Kemudian hendaklah dia memilih doa yang dia sukai untuk berdoa dengan-Nya.” (HR Ahmad, al-Bukhari, dan Abu Dawud).

Salah satu doa yang dianjurkan Rasulullah SAW untuk dibaca pada waktu tersebut adalah doa memohon perlindungan dari empat perkara :

“Allahumma inni a’udzu bika min ‘adzabi jahannam, wa min ‘adzabil qabri, wa min fitnatil mahya wal mamat, wa min syarri fitnatil masihid dajjal.”

Artinya :

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari azab Jahannam, dari azab kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, serta dari keburukan fitnah Al-Masih Ad-Dajjal.” (HR Muslim No. 588).

Selain itu, Rasulullah SAW juga mengajarkan doa kepada sahabat Mu’adz bin Jabal yang dianjurkan dibaca di akhir sholat sebelum salam. Beliau bersabda :

“Wahai Mu’adz, aku mencintaimu… Maukah aku ajarkan kepadamu beberapa kalimat yang kau baca di akhir shalat (sebelum salam)?”

Kemudian Rasulullah SAW mengajarkan doa :

“Allahumma a’inni ‘ala dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibadatik.”

Artinya:

“Ya Allah, aku benar-benar memohon pertolongan-Mu agar aku senantiasa mengingat-Mu, mensyukuri nikmat-Mu, dan memperbaiki ibadahku kepada-Mu.”

Hadis ini dinyatakan shahih oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih Al-Adab Al-Mufrad No. 533.

Para ulama menjelaskan bahwa selain dua doa tersebut, masih banyak doa lain yang dapat dipanjatkan sebelum salam selama berisi permohonan kebaikan dunia dan akhirat.

Dengan memahami tuntunan Rasulullah SAW, umat Islam dapat memaksimalkan waktu-waktu mustajab dalam sholat sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memohon berbagai kebutuhan hidup dengan penuh kekhusyukan.