Jakarta, GPriority.co.id – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 2025 bertema “Kadin Bergotong Royong Memperluas Lapangan Kerja untuk Kesejahteraan dan Kemandirian Indonesia” di Jakarta, Senin (1/12).
Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, mengatakan tema tersebut dipilih untuk menegaskan bahwa dunia usaha di Indonesia solid dan siap bekerja bersama pemerintah.
“Karena dua esensi Kadin yakni, Kadin adalah naungan dunia usaha termasuk BUMN, kooperasi dan UMKM, tapi juga mitra strategis pemerintah. Dan ini berdasarkan undang-undang nomor 1 tahun 1982,” kata Anindya dalam sambutannya.
Ia menambahkan, Kadin ingin menyebarkan optimisme dalam upaya memperluas lapangan kerja di tengah berbagai tantangan domestik maupun global.
“Jadi fokus kita, gimana kita bisa memperluas lapangan kerja, karena ujungnya itulah yang bisa meningkatkan tentunya perekonomian ke 5 persen, 6 persen, 7 persen dan 8 persen. Dan tentu apapun yang dilakukan ini untuk memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia, tapi juga dengan cara yang mandiri. Kita ingin berdiri di atas kaki sendiri,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Kadin. Menurutnya, Indonesia hanya dapat menjadi negara mandiri dan sejahtera jika rakyatnya memiliki akses pekerjaan.
Ia menegaskan bahwa Kadin mengambil peran dalam memastikan rakyat Indonesia memperoleh pekerjaan, sebagaimana amanat Pasal 27 Ayat 2 UUD 1945 yang menyebutkan setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.
“Pasal ini memberikan isyarat penting bagaimana setiap warga negara memiliki hak untuk bekerja. Apakah itu bekerja di sektor pemerintahan atau bekerja di sektor swasta? Kadin mengambil peran tanggung jawab itu bagaimana rakyat Indonesia bisa mendapatkan pekerjaan,” tuturnya.
Muzani menambahkan bahwa upah layak, upah minimum, jaminan sosial, dan tunjangan merupakan tanggung jawab para pengusaha dan pemerintah sebagai pihak yang mempekerjakan.
“Rapat pimpinan nasional kita hari ini membicarakan bagaimana memperluas tenaga kerja, memperluas kejahteraan, dan memperkuat Indonesia. Indonesia akan kuat kalau rakyatnya bisa bekerja dengan baik. Siapa yang melakukan itu? Kadin mengambil peran itu. Tugas luhur Kadin adalah memberi pekerjaan kepada rakyat,” pungkas Muzani.
