Seniman Edi Bonetski Buat Karya 7 Menit di IFEX 2024

Jakarta, GPriority.co.id – Dalam pameran IFEX 2024, ada salah satu booth yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. Booth tersebut merupakan pameran karya seni dari Edi Bonetski yakni salah satu seniman yang dinaungi oleh Billmohdor Studio.

Seniman dengan gaya nyentrik ini sukses membuat pengunjung IFEX 2024 teralihkan pandangannya pada saat melewati Showcase dari Billmohdor Studio.

Bagaimana tidak, ia mengaku dapat membuat karya seni kontemporer bermediakan kertas dengan konsep atau ide dari pengunjung yang datang hanya dalam waktu kurang lenih tujuh menit.

“Kalau publik datang kemari, dia bisa bercerita satu kata, satu kalimat, saya terjemahkan ke bahasa gambar, bahasa visual. Jadinya semacam membuat monumen diri,” ujar pada saat ditemui oleh tim GPriority pada pameran IFEX 2024, Jumat (1/2).

ia menjelaskan untuk memiliki karya seninya, pengunjung bisa mendapatkannya secara cuma-cuma, namun tak sedikit pengunjung yang mengapresiasi karya beliau dengan membeli hasilnya.

“Banyak kok mas tadi yang mengapresiasi karya saya, bahkan sampai ngasih uang dolar,” ucapnya sambil memperlihatkan setumpuk uang.

Selain itu, ia menjelaskan bagaimana sebuah Seni bisa selaras dengan Furniture.

“Bagaimana seni itu bisa tumbuh dan dekat dengan peristiwa apapun. Karena di IFEX peristiwanya furniture, jadi seni berelasi dengan material furniture, sama hal-hal yang melengkapi furniture. Furniture itu kan sangat dekat dengan tubuh. Lihat segala fasilitas, meja, jendela, pintu,” tutur dia.

Tak sampai disitu, ia juga menunjukan hasil karyanya di Instagram melalui Hastag #bonetskicode.

“Kalau mau melihat karya saya yang lain bisa ketik di Instagram #bonetskicode. Itu langsung keluar semua karya saya,” ucapnya.

Seniman kelahiran Tanggerang ini juga memberikan pesan kepada para seniman yang ada di Indonesia.

“Terus saja berkarya. Karena seni itu hari ini begitu dekat dengan publik. Dengan peristiwa apapun. Dengan moment apapun. Dengan uang apapun. Dengan apapun. Dimana Pun,” sebutnya.

Lalu tak lupa juga ia memberikan pesan kepada penikmat Seni di Indonesia. “Jadikan Seni sebagai pengetahuan baru, seni jadi teman baru, seni bisa jadi monument, Seni bisa jadi arsip hidup,” ucap dia.

Penulis : Hadimas Kamal
Foto : GPriority