Ternyata Berbeda! Ini Perbedaan Sholat Iduladha dan Idulfitri

Jakarta, GPriority.co.id – Selain Idulfitri, Iduladha merupakan salah satu hari raya terbesar dalam Islam yang dirayakan dengan penuh suka cita. Meski sama-sama hari raya yang penting, sholat Iduladha dan Idulfitri memiliki beberapa perbedaan. Apa saja perbedaannya? Berikut perbedaan sholat Idulfitri dan Iduladha yang telah GPriority rangkum dari berbagai sumber.

– Waktu Pelaksanaan

Sholat Iduladha dilaksanakan pada tanggal 10 Dzulhijjah, segera setelah wukuf di Arafah, yang merupakan puncak dari ibadah haji. Sholat ini biasanya dilakukan pada pagi hari, setelah matahari terbit dan dianjurkan untuk dilakukan lebih awal agar umat Muslim memiliki waktu yang cukup untuk menyembelih hewan qurban.

Untuk sholat Idulfitri dilaksanakan pada tanggal 1 Syawal, menandai berakhirnya bulan suci Ramadhan. Sholat ini juga dilakukan pada pagi hari setelah matahari terbit, namun disunnahkan untuk dilaksanakan sedikit lebih lambat dibandingkan sholat Iduladha. Ini memberikan waktu bagi umat Muslim untuk membayar zakat fitrah sebelum sholat dimulai.

– Niat dan Takbir

Kedua sholat ini diawali dengan niat yang khusus. Pada sholat Iduladha, niatnya adalah untuk melaksanakan sholat Iduladha. Sholat ini juga memiliki jumlah takbir yang lebih banyak, yaitu tujuh kali pada rakaat pertama dan lima kali pada rakaat kedua, di luar takbiratul ihram dan takbir perpindahan.

Sedangkan pada sholat Idulfitri, niatnya untuk melaksanakan sholat Idulfitri. Jumlah takbirnya sama dengan Iduladha, yakni tujuh kali pada rakaat pertama dan lima kali pada rakaat kedua.

– Khutbah

Setelah melaksanakan sholat Iduladha, dilanjutkan dengan khutbah yang mengingatkan tentang makna qurban dan pengorbanan Nabi Ibrahim AS serta Ismail AS. Khutbah ini seringkali berisi pesan-pesan tentang pentingnya ketakwaan dan keikhlasan dalam menjalani kehidupan.

Untuk sholat Idulfitri, khutbah setelah sholat lebih fokus pada kebahagiaan menyambut hari kemenangan setelah sebulan berpuasa. Khutbah ini biasanya mengajak umat Muslim untuk menjaga kebersihan hati dan mempererat tali silaturahmi, serta melanjutkan amalan-amalan baik yang dilakukan selama bulan Ramadhan.

– Sunnah Sebelum Salat

Sebelum melaksanakan sholat Iduladha, disunnahkan untuk tidak makan terlebih dahulu hingga selesai melaksanakan sholat dan menyembelih hewan qurban. Ini mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW.

Sementara itu, sebelum melaksanakan sholat Idulfitri, disunnahkan untuk makan terlebih dahulu, biasanya dengan mengonsumsi kurma dalam jumlah ganjil. Ini sebagai tanda berakhirnya puasa Ramadhan dan memulai hari kemenangan dengan rasa syukur.

– Amalan Khusus

Pada hari Iduladha, selain sholat dan khutbah, umat Muslim juga melaksanakan penyembelihan hewan qurban sebagai bentuk ketaatan dan pengorbanan kepada Allah SWT. Sedangkan pada hari Idulfitri, umat Muslim diwajibkan membayar zakat fitrah sebelum melaksanakan sholat. Zakat fitrah ini bertujuan untuk menyucikan diri setelah sebulan berpuasa dan membantu mereka yang membutuhkan agar turut merasakan kebahagiaan di hari raya.

Dengan mengetahui perbedaan antara sholat Iduladha dan Idulfitri, kita bisa menjalankan ibadah dengan lebih baik dan penuh khusyuk. Semoga hari raya Iduladha di esok hari membawa kebahagiaan dan keberkahan bagi seluruh umat Muslim. Selamat merayakan Iduladha!

Foto: Masjid Istiqlal