Tolak Alih Fungsi Lahan Perkebunan jadi Kawasan Industri, Puluhan Masyarakat Aceh Tamiang Datangi Gedung Dewan

Aceh, Gpriority.co.id – Puluhan masyarakat Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh mendatangi kantor DPRK setempat menyampaikan penolakan rencana pengalihan fungsi lahan perkebunan masyarakat menjadi kawasan industri.

Kedatangan mereka disambut anggota Komisi IV DPRK Aceh Tamiang, Sarhadi.

Dalam pertemuan itu, salah satu perwakilan mereka, Sugeng mengatakan, warga Desa Denpasar, Kecamatan Kejuaraan Muda tidak menginginkan daerah mereka menjadi kawasan industri.

Menurutnya, rencana pemerintah daerah akan pembangunan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di ujung kampung mereka nantinya akan berdampak buruk bagi masyarakat disana.

“Limbah pabrik akan mengalir ke pemukiman masyarakat yang kondisi tanahnya rendah. Tentunya ini jadi masalah bagi kami,” kata Sugeng, Rabu, 3/7/2024.

Ia mengaku, sebelumnya pihaknya juga sudah menyampaikan sikap penolakan secara tertulis kepihak-pihak yang bersangkutan.

Jangankan membalas, kata dia, surat penolakan yang kami sampaikan tersebut hingga hari ini belum dibalas, dan pabrik tetap berdiri.

Bahkan, kata Sugeng lagi, akibat pembangunan pabrik tersebut, sempat terjadi konflik antar warga setempat, antara warga yang pro dan yang kontra.

“Surat penolakan dari masyarakat telah kami sampaikan ke pihak-pihak terkait, tapi pabrik tetap dibangun,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi IV DPRK Aceh Tamiang, Sarhadi, mengaku pihaknya akan segera menindaklanjuti aduan masyarakat tersebut.

Ia berjanji, akan segera berkoordinasi dengan Komisi III terkait perizinan PKS yang dikelola oleh PT. Sinar Tani Raya itu.

“Saya sebagai perwakilan dari Bapak-bapak yang hadir di sini, akan menanggapi permasalahan yang telah disampaikan tadi, sangat disayangkan telah terjadi konflik di tengah masyarakat” kata Sarhadi.

“Kami akan berkoordinasi dengan Komisi yang membidangi perizinan dan akan melaporkan kepada Pimpinan DPRK untuk memanggil perangkat daerah yang mempunyai kewenangan pemberian izin,” imbuhnya.

Foto : Zulfitra