Unair Gandeng Pertamina Ciptakan Ventilator

Universitas Airlangga Surabaya, Jawa Timur menjalin kerja sama dengan PT Pertamina Bina Medika Indonesia Healthcare Corporation (Pertamedika IHC) untuk memproduksi mesin ventilator buatan Unair.

Produksi ini termasuk kedalam kerjasama Tri Dharma Perguruan Tinggi, meliputi Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat.

Kegiatan tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman antara Rektor Universitas Airlangga Prof. Dr. Mohammad Nasih, SE., MT., Ak dan Direktur Utama Pertamedika IHC Dr. dr. Fathema Djan Rachmat, Sp.B, Sp.BTKV (K), MPH. Penandatanganan MoU berlangsung secara daring dan luring di Ruang Rektor Kantor Manajemen Unair.

Dirut Fathema menjelaskan bahwa pihaknya sangat menghargai kreativitas, utamanya kreativitas yang dihasilkan oleh anak Bangsa. Sebab karya-karya anak bangsa itulah yang dapat membuat Indonesia menjadi negara yang mandiri.

“Saya membayangkan Indonesia bisa mencukupi kebutuhkan kesehatan secara mandiri. Salah satu yang tercepat (risetnya, Red) adalah mesin ventilator dari Unair,” ucap Fathema, Kamis (02/09/2021).

Produk mesin ventilator tersebut merupakan inovasi dari Dr. Anggraini Dwi Sensusiati, dr. Sp.Rad (K) dari Fakultas Kedokteran bersama tim. Selain itu dikembangkan bersama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Inovasi tersebut diciptakan untuk mencukupi ketersediaan ventilator mekanis yang memenuhi persyaratan membantu penanganan pasien Covid-19 yang mengalami gangguan pernapasan, dan juga untuk memenuhi kriteria penggunaan di ruang perawatan ICU.

Sementara itu, Rektor Unair Prof Nasih berharap, kerja sama dengan Pertamedika IHC dapat membawa kemanfaatan dan kebermaknaan untuk bangsa Indonesia.

“Tanpa kolaborasi, inovasi tidak akan menemukan jalannya, termasuk institusi kesehatan. Sesuai renstra (rencana strategis, Red) Unair, kami ingin keberadaan kami di bidang apapun harus meaningful,” pungkasnya. (Dwi.foto.dok. Diskominfo Jatim)

Related posts