Jakarta, GPriority.co.id – Tim voli putri Indonesia menorehkan prestasi membanggakan di ajang Asian Youth Games (AYG) 2025 yang digelar di Bahrain.
Meski gagal merebut emas, skuad muda Merah Putih berhasil pulang dengan medali perak usai bertarung ketat melawan Iran dengan skor 2–3 di partai final.
Pelatih timnas voli putri Indonesia, Marcos Sugiyama, mengaku bangga atas pencapaian anak asuhnya yang berhasil melampaui target.
“Kami bangga bisa melampaui target sampai di titik ini. Para pemain tampil luar biasa dan memberi permainan yang berarti bagi lawan-lawan mereka,” ujar Sugiyama.
Sejak fase grup, tim Indonesia menunjukkan performa konsisten. Mereka membuka laga dengan kemenangan walkover atas Kazakhstan, kemudian menumbangkan China Taipei 3–1. Di babak klasifikasi 1–8, Indonesia kembali tampil dominan dengan mengalahkan Qatar 3–0, meski sempat kalah dari Iran 0–3.
Skuad muda Indonesia bangkit di laga berikutnya dengan kemenangan 3–0 atas China, memastikan tiket ke semifinal. Di babak empat besar, mereka tampil gemilang dan menyingkirkan Thailand 3–0, sebelum akhirnya menghadapi Iran di partai puncak.
Final berlangsung dramatis, dengan kedua tim saling kejar angka hingga tie break. Namun, Indonesia harus mengakui keunggulan Iran dengan skor tipis 2–3.
Meski gagal merebut emas, Sugiyama tetap memuji semangat dan perkembangan para pemain. “Penampilan mereka sangat cerdas dan solid. Kami memang sempat kehilangan momentum di beberapa momen penting, terutama di tie break, tapi secara keseluruhan perkembangan tim ini luar biasa,” katanya.
Pelatih asal Jepang itu juga menilai bahwa tim voli Indonesia kini mulai menemukan karakter permainan yang khas.
“Saya melihat voli Indonesia mulai memiliki identitas permainan sendiri, mirip dengan gaya Jepang tapi dengan karakter khas Indonesia. Tantangannya kini adalah menjaga disiplin dan konsistensi,” ujarnya.
