Wajib Menyertai BPJS, Apa Saja yang Harus Dibawa Saat Memperpanjang SIM?

Jakarta, GPriority.co.id – Per 1 Juli 2024, BPJS Kesehatan menjadi syarat wajib untuk memperpanjang SIM di tujuh wilayah Indonesia, yaitu Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal ini merupakan bagian dari uji coba yang dilakukan oleh Polri berdasarkan Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023.

Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan kepatuhan masyarakat terhadap program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memiliki asuransi kesehatan. Hal ini karena sekitar 63 juta dari 270,4 juta peserta tercatat memiliki status JKN yang tidak aktif saat ini.

Uji coba ini sendiri efektif mulai 1 Juli hingga 30- September 2024 dan berlaku untuk perpanjangan SIM A, B dan C.

Untuk masyarakat yang datang memperpanjang SIM, petugas akan mengecek keikutsertaan BPJS Kesehatan melalui kanal layanan WA BPJS Kesehatan 08118165165. Bagi yang tidak melampirkan, maka pengecekan dilakukan dengan NIK.

Apabila status BPJS Kesehatan tidak aktif, proses pembuatan SIM tetap dapat dilakukan oleh masyarakat. Namun SIM yang dibuat tidak bisa diambil sampai nantinya peserta tersebut mengaktifkan BPJS.

Nantinya masyarakat akan diminta untuk menunjukkan nomor Virtual Account (VA) pendaftaran atau bukti bayar lunas atau bukti ikut program rehab/cicilan iuran BPJS.

Namun memperpanjang SIM tidak hanya diperlukan BPJS Kesehatan saja. Sejumlah data juga wajib disertakan untuk melanjutkan prosesnya. Berikut ini syarat-syarat yang harus dilengkapi setelah proses pengecekan BPJS Kesehatan selesai:

  • Melampirkan SIM lama dengan fotokopinya
  • Melampirkan KTP dan fotokopi
  • Surat keterangan sehat dari dokter yang bermitra dengan Satpas tersedia pula dengan lakukan tes kesehatan di Satpas, Simling, atau SIM corner. Untuk perpanjangan SIM secara daring, surat keterangan sehat bisa diperoleh melalui situs atau aplikasi e-Rikkes.
  • Surat keterangan lulus tes psikologi setelah ikuti uji tes secara langsung di Satpas, SIM Corner, atau mobil Simling. Tes psikologi dapat dilakukan dengan daring ePPsi SIM atau aplikasi ePPSi SIM.

Foto: Humas POLRI