Jakarta, GPriority.co.id – Kementerian Komunikasi dan Digital (KemKomdigi) menegaskan bahwa teknologi kecerdasan artifisial (AI) harus diposisikan sebagai mitra, bukan pengganti kemampuan berpikir manusia.
Karena itu, mahasiswa diimbau menggunakan AI sebagai alat bantu, bukan sebagai jalan pintas yang berpotensi menimbulkan ketergantungan.
Peringatan tersebut disampaikan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (WamenKomdigi), Nezar Patria. Ia menekankan pentingnya menjaga proses berpikir mandiri dalam aktivitas akademik.
“Kita harus menumbuhkan kesadaran agar mahasiswa tidak bergantung pada AI. AI boleh digunakan sebagai alat bantu riset atau memecahkan persoalan, namun analisis akhir dan proses berpikir harus tetap dilakukan oleh manusia. Jangan sampai mereka cemas saat tidak ada akses AI karena merasa tidak bisa berpikir,” kata Nezar dalam keterangannya, dikutip Sabtu (7/2).
Nezar menyoroti fenomena penggunaan AI secara instan tanpa proses analisis, yang berisiko mengikis sikap kritis mahasiswa. Menurutnya, hasil keluaran AI tidak dapat langsung dianggap sebagai kebenaran.
“Yang benar adalah hasil yang dibuat oleh AI ini enggak langsung di-copy paste, tapi dia memparafrase lagi dan kemudian ini dijadikan sebagai alat bantu riset dia,” tuturnya.
Ia juga menyinggung praktik di sejumlah universitas luar negeri yang mulai kembali menerapkan metode penulisan esai dengan tangan untuk memastikan kemampuan analitik mahasiswa tetap terjaga.
“AI adalah mitra, bukan pengganti otak manusia,” tegasnya.
Langkah ini diharapkan dapat menjaga pola pikir kritis generasi muda sekaligus mengurangi ketergantungan berlebihan terhadap teknologi. Menurut Nezar, penting pula dilakukan kajian lebih mendalam mengenai kesiapan generasi muda dalam berinteraksi dengan AI.
“Saya kira menarik untuk bisa melihat secara lebih mikro mengenai bagaimana kesiapan untuk generasi muda dalam cara mereka berinteraksi dengan AI dan bagaimana konsep mereka untuk melihat AI itu. Perlu juga diukur apakah mereka punya sikap kritis terhadap AI itu,” pungkasnya.
