Waspada Puncak Musim Hujan, Pj. Gubernur Sultra Siapkan 4 Langkah Ini

Jakarta, GPriority.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Tenggara (Sultra) memaparkan waspada puncak musim hujan Provinsi Sultra 2024.

Dalam keterangannya melalui laman resmi Pemprov Sultra, BMKG menyebut puncak musim hujan terjadi pada bulan April-Juni.

Menanggapi hal tersebut, Pejabat (Pj.) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan sejumlah langkah dalam memitigasi potensi bencana alam. Berikut beberapa hal, sebagai berikut:

1. Perubahan iklim yang terjadi saat ini, banyak menyebabkan terjadinya kondisi cuaca dan iklim ekstrim di wilayah indonesia, contoh : kejadian fenomena elnino/ lanina terjadi setiap tahun, sebelumnya siklus 5-7 tahun, dan seringnya terjadi bencana hidrometeorologi baik basah dan kering di indonesia ;

2. Dampak perubahan iklim ini mempengaruhi anomali cuaca dan iklim sehingga menyebabkan potensi terjadinya kekeringan ekstrim, curah hujan ekstrim yang disertai angin kencang dan petir. (Banjir Kota Kendari) ;

3. Diinformasikan bahwa prakiraan puncak musim hujan wilayah Sulawesi Tenggara pada bulan April dan bulan Juni Tahun 2024 ;

4. Dipertengahan Tahun 2024 sebelum memasuki musim kemarau, kita perlu waspadai masa transisi/ masa peralihan (musim hujan ke musim kemarau) ada potensi cuaca ekstrim yang terjadi dimasa peralihan, seperti terjadinya puting beliung, hujan deras disertai angin kencang dan petir ;

Demikian disampaikan sebagai masukan guna untuk melakukan langkah – langkah dalam memitigasi potensi bencana.

Foto: Pemprov Sultra