Jakarta, GPriority.co.id – Di tengah dinamika konflik global yang kian kompleks dan sulit diprediksi saat ini, Presiden Prabowo Subianto kembali menekankan jika Indonesia terus memegang teguh prinsip politik luar negeri bebas aktif.
Sebagaimana dilansir dari laman Sekretariat Presiden RI pada Selasa (10/3), Prabowo menyebut jika Indonesia saat ini berada di jalur yang benar dan tidak memihak kepada negara mana pun.
“Kita selalu berada di jalur bebas aktif, nonblok. Kita tidak ingin ikut blok mana pun. Kita menghormati semua kekuatan. Kita menghormati semua negara. Itulah Indonesia,” sebut Prabowo melalui konferensi video pada agenda peresmian 218 jembatan yang dilakukan secara hybrid, Senin (9/3) kemarin.
Ia kemudian melanjutkan, saat ini menurutnya ekskalasi ketegangan di kawasan menjadi contoh nyata dari situasi global yang berada dalam kondisi penuh tantangan. Mulai dari perang di kawasan Timur Tengah, hingga di kawasan Eropa.
“Di mana-mana meletus perang, hampir di semua kawasan dunia, terutama di kawasan Timur Tengah. Beberapa saat yang lalu kita menyadari ada perang yang besar di Eropa, di Ukraina,” ujar Prabowo.
Ia melanjutkan, “Sekarang hampir seluruh Timur Tengah terkena (dampaknya). Walaupun kita berada secara geografis jauh dari tempat itu, tapi bumi kita sudah menjadi sesungguhnya kecil.”
Adapun keputusan Indonesia untuk tidak memihak blok mana pun disebut Prabowo sebagai cerminan dari nilai kebangsaan yang terus menjunjung tinggi keberagaman serta persatuan.
Dalam hal ini, prinsip Bhinneka Tunggal Ika menjadi fondasi kehidupan nasional yang juga tercermin dalam cara Indonesia membangun hubungan negara-negara lainnya di dunia. Prabowo menekankan, Indonesia akan terus menghormati semua bangsa, agama, ras, hingga kelompok etnis.
“Inilah yang membuat Indonesia sekarang menikmati kondisi yang damai. Kita bisa hidup berdampingan ratusan kelompok etnis, tapi kita bisa rukun,” pungkasnya.
