Bawaslu Temukan 19 Kesalahan Pemilu 2024

Jakarta, GPriority.co.id – pada Pemilu 14 Februari 2024, Bawaslu menemukan 19 permasalahan pada pemungutan dan perhitungan suara. Hal ini disampaikan pada saat konferensi Pers terkait masalah pemungutan dan perhitungan suara yang dilakukan di Media Center Bawaslu pada Kamis (15/2).

Masalah yang ditemukan dibagi menjadi dua yaitu 13 permasalahan pada pada pemungutan suara dan 6 permasalahan pada saat pelaksaan perhitungan suara.

Permasalahan yang terjadi dilapangan adalah terdapat laporan sebanyak  37.466 TPS yang mengalami keterlambatan pembukaan pemungutan suara

Lalu ditemukannnya 2.271 TPS yang kedapatan terjadi politik uang atau “Serangan Fajar”. Hal ini akan terus bertambah dan bisa lebih dari angka yang diatas, seiring berjalannya pemeriksaan.

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu menyebutkan Terdapat 11.233 TPS yang mengalami aplikasi Sirekap error bahkan tidak bisa diakses oleh pengawas pemilu, KPPS, Saksi.

Permasalahan selanjutnya ada pengawas TPS yang tidak diberikan Model C Hasil-Salinan sesuai jenis pemilu. Hal ini membuat tidak efektifnya proses pemungutan suara.

Ada 1.895 TPS yang didapati Pengawas TPS tidak diberikan model C.hasil salinan yang terjadi di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, Banten, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Riau, dan Yogyakarta.

Dugaan permasalahan lain masih diteliti dan dikaji ulang oleh jajaran pengawas pemilu. Pemeriksaan terhadap potensi pemungutan suara ulang dan penghitungan suara ulang, pemungutan serta penghitungan suara lanjutan dan susulan akan terus dilakukan.

Mari sama-sama kita jaga proses pemilihan umum ini agar sesuai dengan prinsip penyelenggaraan Pemilu di Indonesia secara Luberjurdil yang telah diatur dalam Undang-Undang (UU) Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu).

Penulis : Hadimas Kamal
Foto : Bawaslu