Amerika Serikat, GPriority.co.id – Mark Zuckerberg harus turun peringkat miliarder dari posisi ketiga ke posisi lima, usai saham Meta anjlok 11 persen pada Kamis (30/10) lalu.
Sebagaimana dilansir dari laporan NY Post pada Sabtu (1/11), Zuckerberg kehilangan USD29,2 miliar (atau lebih dari Rp482 triliun) hanya dalam waktu satu hari. Kekayaan bersih CEO berusia 41 tahun tersebut turun menjadi USD235,2 miliar, dan menjadi peringkat terendahnya dalam dua tahun terakhir.
Saham Meta anjlok usai investor memilih mundur dari rencana pendanaan untuk kercerdasan buatan, sebagaimana dilaporkan Bloomberg. Momen ini menjadi satu diantara empat kerugian pasar lainnya yang pernah dicatat oleh indeks kekayaan Bloomberg.
Pada tahun 2022 lalu, Meta telah memperkirakan total pengeluarannya untuk tahun 2025 mencapai USD118 miliar termasuk belanja modal hingga USD72 miliar guna memperluas infrastruktur AI-nya.
Sebelumnya kekayaan bersih Zuckerberg tercatat melonjak USD57 miliar pada awal tahun 2025 setelah saham Meta naik 28 persen, namun berhasil dilampaui oleh pendiri Amazon, Jeff Bezos dan salah salah satu pendiri Google, Larry Page.
Sementara itu, CEO Tesla Elon Musk duduk nyaman di puncak peringkat miliarder, diikuti oleh salah satu pendiri Oracle, Larry Ellison.
Saham Amazon sendiri dilaporkan telah melonjak lebih dari 30 persen sejak April di tengah rencana penandatanganan kesepakatan dengan perusahaa rintisan AI, termasuk Anthropic.
Anjloknya saham Meta membuat Zuckerberg belum mampu menyaingin Bezos dan Elon Musk dari peringkat kekayaan global. Namun sejak awal kemunculannya, Zuckerberg telah membangun citra publik yang sederhana. Ia sering kali tertangkap kamera wartawan dengan hanya menggunakan kaus oblong serta celana jins polos.
Padahal ia memiliki harta ratusan triliun hingga rela menggelontorkan ratusan juta dolar untuk membeli real estate, termasuk perkebunan besar di kawasan Kauai, Hawaii, dan kabarnya memiliki fasilitas bunker bawah tanah dengan pintu tahan ledakan. Ia juga mempunyai tanah ribuan hektare dan menjadikannya salah satu pemilik tanah pribadi terbesar di negara bagian tersebut.
Selain itu, Zuckerberg juga memiliki beberapa rumah di dekat kediaman utamanya di Palo Alto, California, dan dirancang untuk menjaga privasinya bersama keluarga. Propertinya memiliki sistem keamanan yang luas dengan dilengkapi terowongan yang menghubungan gedung-gedung di seluruh kompleks.
