Anak Wakil Ketua DPRD Sulsel Kuasai 41 Dapur MBG

Anak Wakil Ketua DPRD Sulsel Kuasai 41 Dapur MBG/Foto : Instagram @yasir_machmud Anak Wakil Ketua DPRD Sulsel Kuasai 41 Dapur MBG/Foto : Instagram @yasir_machmud

Sulsel, GPriority.co.id – Yasika Aulia Ramadhani yang merupakan putri sulung dari Wakil Ketua DPRD Sulsel (Sulawesi Selatan) Yasir Machmud, dilaporkan menguasai 41 dapur MBG (Makan Bergizi Gratis).

Sebagaimana dilansir dari laporan ANTARA pada Senin (17/11), Yasika diketahui masih berusia 20 tahun namun memimpin pengelolaan 41 dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) untuk program MBG di Sulawesi Selatan.

Dirinya diketahui memiliki yayasan bernama Yasika Group, dan baru saja meresmikan 10 dapur MBG di Kabupaten Bone, Jumat (14/11) lalu. Dalam acara peresmian tersebut, sejumlah pejabat daerah mulai turut hadir.

Diantaranya mulai dari Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, serta Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi. Menurut Yasika langkah tersebut merupakan kelanjutan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang dimulai sejak Januari 2025 lalu di Makassar, guna mempercepat pemenuhan gizi anak-anak di daerahnya.

Laporan menyebut, saat ini dapur-dapur MBG yang dikelola Yasika Group telah tersebar di beberapa daerah. Selain Makassar, ada juga di Parepare, Gowa, serta Bone, dengan total sebanyak 41 unit dapur aktif, sementara tiga dapur tambahan lainnya sedang dalam tahap pembangunan.

Menurut Yasika, dapur MBG bukan hanya berfokus pada penyediaan makanan bergizi, namun juga memberi dampak ekonomi lokal serta menyerap sekitar 850 tenaga kerja dan melayani lebih dari 60 ribu penerima manfaat di seluruh wilayah Sulsel.

“Dapur-dapur MBG ini menggerakkan ekonomi lokal. Seluruh bahan baku dipasok dari petani, peternak, dan pekebun,” ujar Yasika.

Sebelumnya publik juga dikagetkan dengan laporan sejumlah anggota DPRD Kuningan, Jawa Barat, yang disebut memiliki dapur MBG. Bahkan dari total 6.096 dapur MBG yang sudah beroperasi di seluruh Indonesia, 20 diantaranya diketahui merupakan miliki anggota DPRD Kuningan.

Menurut politisi Gerindra, H. Eman Suherman, peran anggota dewan hanyalah sebatas investor saja. Sehingga tidak akan mengganggu fungsi dan tugas mereka sebagai anggota DPRD.

“Untuk fungsi, saya pikir tidak akan mengganggu walaupun punya MBG karena tidak mengelola atau berhubungan langsung dengan kegiatan sehari-hari di dapur. Karena hanya sebagai investor saja ikut berpartisipasi dalam program ini,” sebut Eman.