Angka Kelaparan Indonesia Masuk 3 Besar Tertinggi di ASEAN!

Angka Kelaparan Indonesia Masuk 3 Besar Tertinggi di ASEAN! Angka Kelaparan Indonesia Masuk 3 Besar Tertinggi di ASEAN!

Jakarta, GPriority.co.id – Menurut data terbaru dari Global Hunger Index (GHI), angka kelaparan Indonesia masuk 3 besar tertinggi di ASEAN.

Data tersebut lebih baik daripada data di tahun sebelumnya. Di tahun 2023, angka kelaparan Indonesia berada pada urutan ke-2 yang tertinggi di Asia Tenggara.

Sementara itu, angka kelaparan Indonesia berada pada urutan ke-77 dari 125 negara di dunia yang dihitung GHI.

Indeks Kelaparan Global atau Global Hunger Index (GHI) ialah indikator yang mengukur dan melacak kelaparan secara komprehensif di tingkat global, regional, dan nasional.

Skor GHI setiap negara dihitung berdasarkan 4 indikator, yaitu :

  • Tingkat kekurangan gizi (jumlah populasi yang asupan nutrisinya tak mencukupi),
  • Anak stunting (jumlah anak dibawah 5 tahun yang tinggi badannya di bawah rata-rata,
  • Child wasting (jumlah anak dibawah 5 tahun yang berat badannya di bawah rata-rata,
  • Kematian anak (jumlah anak yang meninggal sebelum berusia 5 tahun).

Semakin tinggi skor GHI, semakin tinggi pula tingkat kelaparannya

Indikator tersebut membuktikan bahwa angka kelaparan Indonesia masih menjadi hal yang serius.

Penanganan masalah stunting di Indonesia belum mendapatkan hasil yang maksimal. Pasalnya, penurunan angka stunting pada 2023 saja hanya sebesar 0,1 persen.

Sementara itu, pemerintah menargetkan untuk bisa menurunkan angka stunting hingga ke 14 persen pada tahun 2024 ini.

Sebenarnya, ada beberapa faktor penyebab terjadinya kelaparan dan stunting, diantaranya seperti kemiskinan, ketidakstabilan sistem pemerintah, penyalahgunaan lingkungan, diskriminasi, ketidakberdayaan masyarakat, tidak meratanya penyaluran pangan sehat, harga bahan pangan yang tinggi, menurunnya pendapatan masyarakat, serta tingkat pengangguran meningkat.

Tingkat kelaparan yang masih tinggi di Indonesia menjadi bukti bahwa pemerintah gagal menangani faktor penyebab terjadinya kelaparan, salah satunya kemiskinan.

Kendati demikian, sebenarnya skor GHI Indonesia terus menurun di setiap periodenya. Oleh karenanya, pemerintah harus menjadikan topik angka kelaparan di Indonesia ini sebagai perhatian, selain masalah-masalah lain.

Diharapkan, dengan adanya program makan gratis yang diusung Prabowo-Gibran, perlahan juga dapat dirasakan oleh kelompok masyarakat yang masih merasakan masalah kelaparan ini.

Foto : Istimewa