Jakarta, GPriority.co.id – Empat astronaut misi Artemis II telah kembali ke Johnson Space Center setelah sukses menyelesaikan penerbangan uji berawak mengelilingi Bulan selama 10 hari menggunakan Kapsul Orion.
Kepulangan ini menandai tonggak penting dalam program Artemis, sekaligus menjadi penerbangan berawak pertama yang menguji perjalanan manusia ke sekitar Bulan dalam misi modern.
Komandan misi Reid Wiseman mengungkapkan rasa harunya usai kembali ke Bumi dan berkumpul dengan keluarga.
“Itu adalah hal paling istimewa yang pernah terjadi dalam hidupku,” kata Wiseman dalam konferensi pers NASA’s Artemis II Crew Return to Houston, Sabtu (11/4).
Spesialis misi Christina Koch menceritakan momen menjelang peluncuran yang begitu membekas. Ia mengingat saat dibangunkan oleh manajer misi.
Sementara itu, astronaut asal Kanada Jeremy Hansen menyampaikan apresiasi terhadap dukungan dan pelatihan yang mereka terima selama persiapan misi.
Pilot misi Victor Glover juga menyampaikan rasa syukurnya atas pengalaman luar biasa tersebut.
“Rasa syukur ini terlalu besar untuk hanya dirasakan oleh satu orang saja,” ujar Glover.
Untuk diketahui, Misi Artemis II sendiri diluncurkan pada 1 April dari Kennedy Space Center Launch Complex 39B. Selama berada di luar angkasa, para astronaut mencatat rekor jarak penerbangan manusia terjauh, yakni mencapai 252.756 mil dari Bumi.
Dalam misi tersebut, kapsul juga melakukan manuver terdekat dengan Bulan pada jarak sekitar 4.067 mil dari permukaan, yang menjadi inti dari misi flyby tersebut.
Perjalanan bersejarah ini ditutup dengan pendaratan (splashdown) di Samudra Pasifik, lepas pantai San Diego, pada 10 April 2026.
