Jakarta, GPriority.co.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali menghadirkan inovasi terbarunya lewat Program Apartemen Ikan. Langkah ini ditujukan untuk mengembangkan kawasan perikanan rakyat di wilayah pesisir.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman mengatkan, tahun ini, program tersebut mencakup total area sekitar 11 hektare di sejumlah titik perairan Sulsel.
“Alhamdulillah, program apartemen ikan kembali dilakukan dengan menurunkan rumah ikan untuk total luasan 11 hektare se-Sulsel,” ujar Andi di Makassar, Kamis (13/11).
Program Apartemen Ikan merupakan lanjutan dari inisiatif sebelumnya yang telah dijalankan sejak masa kepemimpinan Andi Sudirman. Tujuannya adalah membantu nelayan meningkatkan hasil tangkapan dengan menyediakan rumah buatan bagi ikan di laut sebagai tempat berlindung, berkembang biak, dan berkumpul.
“Semoga dengan program apartemen ikan ini dapat membantu nelayan mendekatkan ikan dan menghadirkan spot-spot menangkap ikan lebih dekat, sehingga biaya operasional melaut bisa ditekan,” tambahnya.
Konsep apartemen ikan ini disebut sebagai inovasi ramah lingkungan, karena tidak hanya berfungsi menjaga keseimbangan ekosistem laut, tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi nelayan.
Pada tahap sebelumnya, Pemprov Sulsel melalui Dinas Kelautan dan Perikanan telah menurunkan ratusan unit rumah ikan di beberapa kabupaten, di antaranya Pangkep, Bone, Selayar, Takalar, dan Sinjai. Upaya tersebut terbukti mampu meningkatkan populasi ikan di sekitar area pemasangan dan mendorong nelayan untuk melaut lebih efisien.
Selain itu, program ini juga mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya penguatan ekonomi biru dan pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan.
