Washington, GPriority.co.id – Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah ilmuwan AS (Amerika Serikat) dilaporkan menghilang. Menyoroti fenomena ini, Presiden AS Donald Trump menyebutnya sebagai sesuatu yang cukup serius. Ia juga berjanji akan segera mengungkap kejadian ini.
Dilansir dari laporan NY Post pada Jumat (17/4), banyak ilmuwan AS yang dilaporkan menghilang atau meninggal secara misterius sejak 2023 lalu. Setidaknya, 10 ilmuwan dan pejabat yang berkaitan dengan penelitian sensitif seperti nuklir, kedirgantaraan, hingga teknologi pertahanan, dilaporkan mengalami nasib tidak jelas.
Berbicara kepada wartawan di Gedung Putih belum lama ini, Trump mengakui jika dirinya baru saja menghadiri rapat khusus guna membahas hal ini. Ia menekankan bahwa pemerintah AS tengah menelusuri laporan-laporan yang ada secara lebih serius.
“Saya harap ini hanya kebetulan, tetapi kita akan tahu dalam satu setengah minggu ke depan. Saya baru saja keluar dari rapat tentang hal itu. Pretty serious stuff… beberapa dari mereka adalah orang-orang yang sangat penting,” ujarnya.
Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya spekulasi publik dan teori konspirasi yang mengaitkan hilangnya para ilmuwan dengan proyek-proyek rahasia pemerintah atau bahkan ancaman asing. Meski demikian, hingga saat ini belum ada bukti konkret yang menunjukkan keterkaitan langsung antar kasus tersebut.
Beberapa nama yang disebut dalam laporan termasuk pensiunan Mayor Jenderal Angkatan Udara William “Neil” McCasland, yang dilaporkan menghilang secara misterius di New Mexico. Ia diketahui memiliki peran penting dalam program sains dan teknologi militer bernilai miliaran dolar.
Selain itu, terdapat ilmuwan dari lembaga ternama seperti NASA, Los Alamos National Laboratory, hingga MIT yang juga dilaporkan meninggal atau hilang dalam kondisi tidak biasa. Latar belakang mereka yang berkaitan dengan penelitian sensitif semakin memperkuat kekhawatiran adanya pola tertentu di balik kejadian ini.
Meski begitu, pihak Gedung Putih melalui juru bicara Karoline Leavitt menyatakan bahwa pemerintah masih perlu mengonfirmasi informasi tersebut dengan berbagai lembaga terkait. Ia menegaskan bahwa jika benar ada kaitan dengan akses terhadap materi rahasia, maka hal ini layak untuk diselidiki lebih lanjut.
Sejumlah anggota Kongres juga mulai mendesak penyelidikan resmi. Mereka menilai jumlah kasus yang terjadi dalam lingkup penelitian tertentu terlalu besar untuk dianggap kebetulan semata. Bahkan, beberapa pihak mengaitkannya dengan program rahasia atau isu yang lebih sensitif seperti penelitian UFO, meski klaim ini belum terbukti.
Namun, satu hal yang jelas, meningkatnya jumlah ilmuwan yang hilang atau meninggal secara misterius telah menjadi perhatian serius pemerintah AS. Investigasi yang tengah berlangsung diharapkan mampu menjawab apakah ini sekadar kebetulan atau bagian dari pola yang lebih besar.
