BRIN Berikan Penghargaan Habibie Prize 2025 Pada 5 Ilmuwan Nasional

BRIN Berikan Penghargaan Habibie Prize 2025 Pada 5 Ilmuwan Nasional/Foto : Dok. BRIN BRIN Berikan Penghargaan Habibie Prize 2025 Pada 5 Ilmuwan Nasional/Foto : Dok. BRIN

Jakarta, GPriority.co.id – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kembali menyelenggarakan Habibie Prize 2025. Acara ini merupakan ajang penghargaan bergengsi bagi ilmuwan dan tokoh bangsa atas kontribusinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek).

Sesuai namanya, penghargaan ini terinsiprasi dari sosok Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie, Presiden Republik Indonesia ke-3 sekaligus Menteri Riset dan Teknologi periode 1979–1998. Semasa hidupnya, Habibie dikenal luas sebagai tokoh visioner yang menjadikan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai motor pembangunan nasional.

Diberikan pada Senin (10/11) kemarin, 5 ilmuwan nasional tersebut menerima penghargaan dari bidang ilmu pengetahuan dasar hingga filsafat, agama, dan kebudayaan. Habibie Prize sendiri menjadi bentuk apresiasi tertinggi negara melalui BRIN kepada para ilmuwan serta pakar yang mendedikasikan karya dan penelitiannya untuk kemajuan bangsa.

Lewat penghargaan tersebut, BRIN juga turut memperkuat ekosistem riset dan inovasi di Indonesia, serta menumbuhkan semangat ilmiah di kalangan generasi muda.

Pada tahun ini, Habibie Prize dianugerahkan kepada lima ilmuwan nasional dari lima bidang ilmu pengetahuan. Berikut ini daftarnya.

1. Bidang Ilmu Pengetahuan Dasar –  Dr. rer. nat. Rino Rakhmata Mukti, S.Si., M.Sc.
2. Bidang Ilmu Rekayasa – Prof. Dr. Anuraga Jayanegara, S.Pt., M.Sc. 
3.  Bidang Ilmu Kedokteran dan Bioteknologi – R. Tedjo Sasmono, S.Si., Ph.D.
4. Bidang Ilmu Sosial, Ekonomi, Politik, dan Hukum – Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H.
5. Bidang Ilmu Filsafat, Agama, dan Kebudayaan – Prof. Dr. Muhammad Quraish Shihab, Lc., M.A.

“Penghargaan ini bukan sekadar bentuk pengakuan atas capaian ilmiah, tetapi juga simbol harapan agar semangat inovasi, integritas, dan dedikasi terhadap kemajuan bangsa terus hidup dalam diri generasi penerus Indonesia,” ujar Deputi Bidang Sumber Daya Manusia Iptek BRIN, Edy Giri Rachman Putra.